Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ilustrasi
Dream - Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia berpotensi menjadi pangsa pasar produk halal dunia. Tetapi, keunggulan jumlah demografis itu tak berimplikasi pada daya tarik masyarakat menggunakan produk halal.
Menurut Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Suratmono, berdasarkan penelitian pada 2012, hanya 29 persen konsumen di Indonesia yang memperhatikan label halal. Sementara 59 persen memprioritaskan rasa dan nutrisi.
" Sisanya, memperhatikan brand," kata Suratmono saat diskusi bertema 'Indonesia Harus Punya Peran Dalam Produk Halal Dunia' di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 17 Oktober 2016.
Hasil penelitian itu muncul karena, kata dia, para produsen di Indonesia kerap kesulitan menggabungkan antara yang 'halal' dan yang 'thayib' (higienitas, rasa, dan nutrisi).
Di kesempatan yang sama, Kasubdit Bidang Produk Halal Kementerian Agama (Kemenag) Aminah berharap pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat berinisiatif untuk mendaftarkan produknya agar mendapat sertifikasi halal.
Sebab, selama menggodok implementasi Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH), banyak perusahaan asing yang yang telah menunggu-nunggu payung hukum tersebut.
Perusahaan kecil, kata dia, diminta arif untuk tidak hanya menunggu bantuan yang diberikan pemerintah. Sebab, kesulitan utama pemerintah ialah belum adanya anggaran untuk mengenai UU JPH ini.
" Pelaku lokal ini belum aktif mengurus sertifikasi halal. Kalau tidak aktif, produk lokal dapat ketinggalan jauh dengan produk asing," ucap Aminah.(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa