Indonesia Masuk Negara Favorit Pelancong Muslim

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 5 Maret 2015 11:45
Indonesia Masuk Negara Favorit Pelancong Muslim
Peringkat Indonesia kalah jauh dibandingkan negeri tetangganya Malaysia yang bercokol di posisi teratas.

Dream - Indonesia tercatat sebagai negara keenam yang paling banyak dikunjungi wisatawan muslim dari luar negeri. Posisi ini kalah jauh dibandingkan negeri tetangganya, Malaysia.

Peringkatan tersebut diketahui dari hasil Indeks Perjalanan Muslim Global MasterCard-CrescentRating 2015 (MasterCard-CrescentRating Global Muslim Travel Index 2015).

Sepanjang 2014, Indonesia dilaporkan dikunjungi tak kurang dari 1,1 juta wisawatan muslim.

Peringkat Indonesia ini berada di belakang negara muslim seperti Qatar, Arab Saudi, Uni Emirate Arab, Turki, dan Malaysia.

Mengutip keterangan tertulis GMTI, Kamis, 5 Maret 2015, 108 juta wisatawan Muslim ditaksir melakukan perjalanan wisata sepanjang 2014. Jumlah ini setara dengan 10 persen dari industri wisata internasional.

Para pelancong ini dilaporkan menghabiskan uang US$ 145 miliar untuk aktivitas mereka.

Angka ini diperkirakan meningkat menjadi 150 juta wisatawan dengan pengeluaran sebesar US$ 200 miliar pada tahun 2020.

“ CrescentRating melihat adanya perubahan besar ke arah destinasi-destinasi lain yang ditargetkan di sektor ini seperti Jepang dan Taiwan. Kami memperkirakan tren ini akan terus berlanjut,” kata kata CEO CrescentRating & HalalTrip, Fazal Bahardeen.

Tidak mengejutkan, Arab Saudi memiliki jumlah tertinggi dalam hal kedatangan wisatawan Muslim di tahun 2014 dengan jumlah kedatangan sebanyak 10,2 juta dan disusul oleh Turki sebanyak 8,1 juta.

Semua 100 destinasi pada GMTI dinilai berdasarkan berbagai kriteria termasuk kecocokan sebagai destinasi liburan keluarga, tingkat layanan dan fasilitas yang disediakan, pilihan akomodasi, inisiatif pemasaran serta kedatangan pengunjung. Setiap kriteria kemudian dihitung untuk menghasilkan skor indeks keseluruhan.

Malaysia memperoleh skor indeks sebesar 83,8 disusul oleh Turki sebesar 73,8 sementara Indonesia dengan 67,5 skor indeks.

GMTI40, yang akan terus diperbarui setiap kuartal, akan melacak nilai rata-rata dari 20 besar destinasi OIC dan non-OIC dan akan membentuk algoritma untuk memantau kinerja segmen perjalanan Muslim terus-menerus.

Nilai rata-rata 40 negara (GMTI40) saat ini berada di angka 56 dengan nilai keseluruhan rata-rata GMTI untuk 100 destinasi adalah 43,8. Dari perspektif regional, destinasi Asia Pasifik memimpin dengan skor GMTI sebesar 54.

Beri Komentar