Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ternyata, Membaca Buku Bisa Membuat Seseorang Untuk Sukses.
Dream – Sahabat Dream, adakah yang memiliki hobi membaca buku? Jika ya, Anda memiliki kemungkinan untuk sukses.
Ya, orang-orang sukses pada dasarnya memiliki satu kesamaan, yaitu suka membaca. Dilansir dari Lifehack, Senin 26 Juni 2017, ada empat alasan kutu buku bisa menjadi orang yang sukses.
Pertama adalah mereka bisa meningkatkan fokus perhatian. Orang sukses bisa fokus terhadap suatu tugas dalam waktu yang lama. Seseorang yang membaca Atlas Shurugged bisa memberi tahu bahwa membaca buku bukanlah proses yang cepat. Itu bukan proses yang tunggal. Alaminya, pembaca mengambil jeda, lalu melanjutkannya lagi.

Kedua adalah mereka menentukan tujuan. Dengan fokus saat membaca, pembaca menentukan akan membaca buku sampai halaman berapa sebelum mereka melakukan aktivitas lain.
Sama halnya dengan orang sukes. Mereka menentukan tujuan dalam setiap momen kehidupan dan terus bekerja sampai tujuannya tercapai.
Yang ketiga, pembaca menggunakan waktunya secara bijak. Mereka bisa memanfaatkan waktu 20 menit sebelum mengerjakan aktivitas lain. Mereka bisa menggunakannya untuk membaca buku. Hal ini sama dengan orang sukses. Mereka melihat waktu sebagai hal yang bernilai, melihat peluang untuk mempelajari hal baru, atau menggapai tujuan.
Keempat, punya perspektif. Orang sukses bisa melihat semua sisi dari berbagai sudut karena mereka punya banyak variasi literature dari beragam sudut pandang. Misalnya, dua novel favorit Bill Clinton—The Invisible Man dan I Know Why The Caged Bird Sings–memberikan sudut pandang bagaimana memecahkan suatu masalah untuk politisi. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya