Aksi Militer ISIS
Dream - Kelompok militan Islamic State (IS), sebelumnya bernama ISIS, menyedot perhatian dunia karena tumpukan kekayaan yang dimilikinya. Menguasai sejumlah ladang minyak, ISSI dituding memperoleh dana dari hasil penjualan minyak mentah di pasar gelap.
IS ternyata bukan satu-satunya kelompok teroris yang mempunyai kekayaan cukup besar. Media ekonomi Forbes yang berbasis di Israel mendata sedikitnya ada 10 kelompok teroris paling kaya di dunia. Kriteria teroris dalam daftar ini memang bisa menjadi perdebatan mengingat adanya standar.
Forbes Israel memang menempatkan jaringan teror terkaya Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di urutan pertama.
Kelompok teroris tersebut dilaporkan menggunakan metode pengumpulan dana yang canggih, mulai dari penyelundupan narkoba hingga perampokan dan pemerasan terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mendanai aksinya.
Sejumlah besar dana telah ditransfer ke rekening organisasi teror itu oleh LSM, badan amal, lembaga keuangan dan bahkan organisasi pemerintah.
ISIS juga menguasai ladang dan pengilangan minyak untuk memperbesar kemampuan keuangannya. Diperkirakan kekayaan ISIS telah mencapai US$ 2 miliar.
Menurut perkiraan terbaru US Treasury, ISIS mampu memperoleh US$ 1 juta tiap bulan dari menjual minyak mentah. Namun Forbes Israel mengklaim angka tersebut masih lebih kecil tiga kali lipat.
Meski bisa menjadi perdebatan terkait statusnya, Forbes Israel menempatkan kelompok pejuang Hamas di Palestina pada posisi kedua. Kekayaan Hamas diperkirakan mencapai US$ 1 miliar.
Israel beralasan Hamas masuk daftar karena telah menguasai Gaza sejak 2007. Menurut Forbes, kelompok ini mendapat dana dengan menarik pajak kepada pebisnis dan penduduk Gaza.
Satu-satunya kelompok teror Amerika Latin Angkatan Bersenjata Revolusioner Colombia menduduki posisi 3. Disusul oleh Hezbollah di Lebanon dan Taliban di Pakistan.
Mengutip laman ibtimes.co.uk, berikut adalah jaringan teroris versi media Israel yang memiliki kekayaan besar:
1. IS (ISIS), US$ 2 miliar
2. Hamas, US$ 1 miliar
3. Revolutionary Armed Forces of Colombia – People's Army or FARC, US$ 600 juta
4. Hizbullah, US$ 600 juta
5. Taliban, US$ 400 juta
6. Al-Qaeda dan afiliasinya, US$ 150 juta
7. Lashkar e-Taiba, US$ 100 juta
8. Al-Shabaab, US$ 70 juta
9. Real IRA, US$ 50 juta
10. Boko Haram, US$ 25 juta.