Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Investor Jual Saham, Indeks Syariah Kembali Melemah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 18 Januari 2016 16:24
Investor Jual Saham, Indeks Syariah Kembali Melemah
Hanya indes sektor perkebunan yang menghijau di awal pekan ini.

Dream - Bursa saham syariah akhirnya mengkonfirmasi laju pelemahan di awal pekan. Aksi beli investor jelang penutupan tak bisa mengangkat indeks syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan BEI, Senin, 18 Januari 2015 dengan melemah 1,466 poin (1,03%) ke level 140,409. Sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) turun 7,144 poin (1,20%) ke level 587,496.

Level penutupan ini memastikan besarnya tekanan aksi jual pelaku pasar merespon sentimen regional. ISSI yang mendekam di zona negatif sempat jatuh ke level terendah 140,075 dan hanya mampu menembus level tertinggi 141,065.

Aksi jual beli saham syariah di awal pekan mencapai Rp 2,31 triliun dengan 21,75 miliar saham berpindahtangan.

Sebanyak 107 emiten syariah, 20 diantaranya saham bluechips syariah, harus menutup transaksi awal pekan di teritori negatif. Sementara 58 lainnya masih ramai diburu investor.

Emiten pertanian menjadi satu-satunya indeks sektoral yang bergerak menguat sebesar 1,02 persen. Selebihnya, indeks sektoral ditutup melemah dipimpin emiten industri aneka yang turun 1,50 persen, barang konsumsi 1,48 persen, dan manufatur 1,42 persen.

Saham keping biru syariah yang masuk daftar top gainer adalah AALI yang naik Rp 500, AKRA Rp 225, SILO Rp 100, LSIP Rp 40, dan SSMS Rp 20 per saham.

Sebaliknya, daftar top losser indeks JII dihuni oleh UNTR yang turun Rp 475, UNVR Rp 350, LPPF Rp 325, INTP Rp 275, dan JSMR Rp 175 per saham.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah mengikuti arus pelemahan global. Rupiah sore ini terpangkas 23 poin (0,17%) menjadi 13.932 per dolar AS.

Beri Komentar