Senin, 19 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Berguguran di Awal Pekan

Reporter : Syahid Latif
Senin, 18 Januari 2016 09:18
Indeks Syariah Berguguran di Awal Pekan
Kondisi indeks bursa regional membuat pelaku pasar menarik dananya dari pasar saham.

Dream - Dibayangi bursa regional yang mengalami koreksi, indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka awal pekan di zona merah. Aksi jual asing ikut menekan laju bursa saham Indonesia.

Pada prapembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Senin, 18 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 1,428 poin (1,01%) ke level 140,447. Indes saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Indx (JII) juga turun 8,491 poin (1,43%) ke level 586,149.

Di sesi pembukaan, tak ada perubahan laju indeks syariah. ISSI kembali rontok 1,575 poin (1,11%) ke level 140,300 sedangkan JII turun 9,400 poin (1,58%) ke level 585,240.

Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini mencapai Rp 15,78 miliar dengan 63,69 juta saham berpindahtangan

Tercatat sudah 10 emiten syariah yang memulai sesi perdagangan dari zona positif. Sementara 67 lainnya tertekan aksi jual dan 16 emiten bertahan stagnan.

Seluruh indeks sektoral kompak bergerak melemah dengan koreksi terdalam dialami emiten industri aneka yang turun 1,37 persen. Disusul manufaktur 0,97 persen, barang konsumsi 0,89 persen.

Tanpa adanya dukungan yang kuat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga iut rontok di awal pekan ini. Di sesi prapembuaan, IHSG turun 32,654 poin (0,72%) ke level 4.491,322. IHSG kembali tergusur 34,993 poin (0.77%) ke level 4.488,983 di sesi pembukaan.

Lantai bursa memulai sesi praperdagangan dengan dana Rp 25,11 miliar dan 75,33 juta saham berpindahtangan.

Tak ada satupun emiten yang bergerak menguat dan 41 lainnya justru turun ke zona merah.

Posisi investor asing sendiri mencetak nett sell sekitar Rp 3,4 miliar.

Di saat pembukaan perdagangan, investor di tanah air disuguhi laju indeks utama regional yang berguguran. Padahal Nikkei Jepang, Strait Times Singapura, dan Kospi Korea sempat dibuka menguat.

Beri Komentar