Gara-Gara Izin Ribet, Samsung Indonesia Hengkang ke Vietnam

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 9 Juni 2020 16:24
Gara-Gara Izin Ribet, Samsung Indonesia Hengkang ke Vietnam
Tak sedikit peraturan yang tumpang tindih.

Dream – Rumitnya perizinan membuat perusahaan enggan memindahkan produksinya ke Indonesia. Bahkan, perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia hengkang hanya gara-gara rumitnya izin. Salah satunya Samsung.

" Saya masih ingat adalah Samsung saya pakai contoh ini. Dulu Samsung Indonesia sudah dua tahun ternyata birokrasi perizinan yang sulit akhirnya mereka investasi ke Vietnam," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 9 Juni 2020.

Rosan mengaku telah mendapatkan keluhan langsung dari bos Samsung mengenai kerumitan perizinan terjadi di Tanah Air. Mulai dari ketidakselarasan antara pemerintah pusat hingga pemerintah daerah membuat Samsung harus berpikir ulang untuk berada di Indonesia.

" Ini adalah salah satu contoh konkret apa birokrasi perizinan yang begitu banyak yang tumpang tindih yang memang harus kita selalu selaraskan," kata dia.

1 dari 1 halaman

Jokowi Kecewa

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku kecewa karena perusahaan asing lebih memilih berinvestasi di negara lain ketimbang Indonesia. Dia mendapat laporan dari Bank Dunia bahwa 33 perusahaan yang keluar dari China, justru berinvestasi ke negara-negara tetangga.

" 23 (perusahaan) memilih (investasi) di Vietnam, 10 lainnya perginya ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Enggak ada yang ke kita," kata Jokowi.

" Sekali lagi, 33 perusahaan di China yang keluar, saya ulang, 23 ke Vietnam, 10 ke Kamboja, Thailand, Malaysia," Jokowi mengulang.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meyakini ada persoalan serius sehingga para investor enggan menanamkan modalnya di Indonesia. Jokowi menyebut perusahaan asing tersebut memilih Vietnam lantaran waktu yang dibutuhkan untuk merampungkan perizinan hanya dua bulan.

" Kita bisa bertahun-tahun, penyebabnya hanya itu, tidak ada yang lain. Oleh sebab itu, saya suruh kumpulkan regulasi-regulasi ya itu (untuk sederhanakan)," kata dia.

Beri Komentar