Emosi Boleh tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini Setelah Dipecat!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 14 Agustus 2017 06:39
Emosi Boleh tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini Setelah Dipecat!
Terutama yang nomor 1.

Dream Sahabat Dream, dipecat dari kantor tentu merupakan pengalaman yang emosional, terlebih jika tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Emosi mendadak meluap dan ingin melampiaskannya kepada bos dan rekan kerja.

Jika seperti itu, cobalah untuk tenang dan cobalah melewati momen terakhir di pekerjaan tanpa ada insiden. Memang, bara di hati tengah membara dan Anda berusaha untuk memadamkannya—dipecat tentu membuat Anda ingin “ meledak” bukan? Cobalah untuk meninggalkan pekerjaan dengan bermartabat.

Caranya bagaimana? Hindari tiga perbuatan yang merugikan ini.

Dilansir dari CheatSheet, Senin 14 Agustus 2017, yang pertama, jangan merusak properti kantor. Misalnya jangan memukul komputer ketika hendak melangkah keluar. Ingat, perusahaan bisa saja memotong gaji/pesangon atau bisa saja menyeret Anda ke meja hijau karena telah merusak peralatan kantor. Jadi, lebih baik menahan diri daripada malah merugi karena gaji dipotong.

Yang kedua, melampiaskan amarah di jejaring social. Sebenarnya, marah karena dipecat itu bisa dimaklumi. Tapi, ingat Sahabat Dream harus tetap cool. Sebab, curhat atau marah-marah di media sosial justru akan mempersulit Anda untuk mencari pekerjaan. Sebuah survei yang dilakukan oleh CareerBuilder menunjukkan bahwa 60 perusahaan menggunakan jejaring sosial untuk mencari kandidat.

Yang ketiga, bermuram durja. Pemutusan hubungan kerja (PHK) memang pengalaman buruk yang membuat emosi meluap-luap. Hm, lebih baik stop bersedih seharian di rumah dan mulailah mencari pekerjaan baru. Ambilah sisi positif dari pemecatan: Anda bisa menggunakan waktu luang untuk memperbaiki Curriculum Vitae (CV).

(Sah)

Beri Komentar