Saham Andalan Berguguran, Indeks Syariah Kembali Melemah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 15 Februari 2019 16:52
Saham Andalan Berguguran, Indeks Syariah Kembali Melemah
Indeks pertambangan dan properti terjun bebas.

Dream - Bursa saham Indonesia masih belum bisa lepas dar tekanan jual investor. Tak adanya sentimen positif yang cukup kuat mendorong pelaku pasar melantai membuat indeks acuan saham syariah menyambut libur akhir pekan di zona merah.

Tiga indeks saham syariah hari ini kompak bergerak melemah menutup perdagangan harian BEI, Jumat, 15 Februari 2019. 

Munculnya sentimen positif dari kesepakatan AS-Tiongkok untuk membahas perdagangan tak ampuh memupus rasa cemas investor.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup dengan koreksi 1,049 poin (0,55%) ke level 189,791. ISSI gagal bertahan setelah dibuka menguat di level 190,846. Meskipun sempat berada di posisi puncak 191,280, ISSI sempat jatuh terperosok ke 189,210.

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang kemarin ditutup melemah juga masih belum bisa berbuat banyak. Indeks JII terjerembab 3,196 poin (0,46%) ke level 693,429.

Indeks JII70 turun 1,196 poin (0,51%) ke level 233,398.

Tekanan jelang yang muncul jelang libur akhir pekan memaksa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 30,933 poin (0,48%) ke level 6.389,085.

1 dari 1 halaman

Pasar Minim Sentimen

Kurangnya sentimen positif ke pasar modal membuat investor menahan diri untuk membeli saham. Mereka justru beramai-ramai melepas sahamnya, terutama di sektor pertambangan, properti, dan industri dasar. Ketiga indeks sektoral ini masing-masing melemah 1,38 persen, 1,35 persen, dan 1,12 persen.

Hanya ada satu indeks sektoral yang menguat, yaitu infrastruktur sebesar 0,62 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah ALDO yang harga sahamnya terangkat Rp325, EXCL Rp290, CPIN Rp150, INAF Rp150, dan LPPF Rp150.

Investor lebih suka melepas sahamnya UNVR, UNTR, MAPA, SMGR, dan INTP. Kelima harga saham ini terkoreksi Rp875, Rp525, Rp490, Rp375, dan Rp325.

Pada pukul 16.05, kurs rupiah melemah terhadap dolar AS. Nilai tukar dolar AS merangkak 42 poin (0,29%) ke level Rp14.132 per dolar AS.

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair