Seminggu `Jualan` Kopi di Ajang IMF, Raup Rp1,3 Miliar

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 15 Oktober 2018 11:11
Seminggu `Jualan` Kopi di Ajang IMF, Raup Rp1,3 Miliar
Uang ini akan disumbangkan ke korban bencana Lombok dan Sulawesi Tengah.

Dream – Saat gelaran Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) dan World Bank di Bali, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk membagi-bagikan kopi gratis kepada delegasi dan peserta. BRI mendonasikan uang untuk setiap kopi yang dibagikan.

Selama seminggu, bank pelat merah ini berhasil membagikan 13.132 gelas kopi. Total donasi yang akan disalurkan sebesar Rp1,1312 miliar. Sumbangan ini akan diberikan ke korban bencana alam di Lombok dan Sulawesi Tengah.

Dikutip dari Merdeka.com, Senin 15 Oktober 2018, BRI dan Bank Indonesia (BI) bekerja sama untuk membuka booth kopi di lokasi utama pertemuan. Dua instansi ini mempromosikan kopi dan barista Indonesia ke dunia internasional.

Bank ini juga menggelar program “ A Cup for Solidarity”. Mereka mendonasikan uang sebesar Rp100 ribu untuk setiap gelas kopi yang disumbangkan.

Jumlah sumbangan yang diberikan melebihi target awal. Semula diprediksi ada 10.500 gelas kopi yang akan diberikan.

“ Kami tentu berharap bantuan ini akan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata Corporate Secretary BRI, Bambang Tribaroto.

1 dari 1 halaman

IMF Angkat Jempol

Donasi ini membuat Managing Director IMF, Christine Lagarde, mengapresiasi. “ Luar biasa pencapaian angka donasi ini. Selamat,” kata Lagarde.

Apresiasi juga diberikan oleh Menteri Koordinator dan Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, dan Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Bambang mengatakan BRI akan menyalurkan bantuan kepada korban bencana di dua wilayah itu. Bantuan yang diberikan berupa barang kebutuhan pokok serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“ Sudah ada tim dari BRI yang terjun langsung melihat kondisi di lapangan sehingga nantinya bantuan yang kami salurkan memang sesuai dengan kebutuhan saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata dia.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian