Kabar Gembira, Rapid Test Lokal Siap Banting Harga

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 10 Juli 2020 08:11
Kabar Gembira, Rapid Test Lokal Siap Banting Harga
Alat rapid test Covid-19 bikinan dalam negeri, RI-GHA, diklaim setara dengan produk luar negeri.

Dream - Alat rapid test Covid-19 bikinan dalam negeri, RI-GHA, diklaim setara dengan produk luar negeri. Sudah begitu, harga rapid test lokal tersebut jauh lebih murah dibanding barang impor.

" Saya yakin produk dalam negeri nanti rapid test lebih murah, mampu bersaing dan siap-siap, kalau ada produk luar yang banting harga, kita juga siap-siap banting harga," ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 10 Juli 2020.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020 telah membatasi tarif pemeriksaan rapid test tertinggi sebesar Rp 150 ribu. Oleh karenanya, harganya dijamin akan lebih murah.

Kemenko PMK, tambah Muhadjir, bersama para pihak terkait, termasuk Kemenristek/ Badan Riset dan Inovasi, akan memonitor penggunaan produk dalam negeri agar terus ditingkatkan. Sehingga tidak lagi bergantung pada produk luar negeri.

" Kami bersama Kemenristek menindaklanjuti untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri tanpa harus bergantung produk luar. Kita perlu ada revolusi mental untuk mencintai produk sendiri dan percaya diri dengan produk dalam negeri," ujarnya.

 

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Menristek/ BRIN, Bambang Brodjonegoro, akan meningkatkan kapasitas produksi RI-GHA dengan menambah mitra produksi yang saat ini baru dua, yaitu PT Hepatika Matarama dan Laboratorium Prodia.

Rapid test ini memiliki kelebihan lebih praktis, hasil cepat, sekitar 15 menit, lalu desain yang sederhana dan penggunaan yang fleksibel. " Besaran produksi kami target 200 ribu bulan ini, bulan depan 400 ribu," kata Bambang.

Beri Komentar