Kepala BKN Ungkap 30 Persen PNS Tidak Kerja Selama WFH Gara-gara Gaptek

Reporter : Alfi Salima Puteri
Senin, 25 Juli 2022 13:36
Kepala BKN Ungkap 30 Persen PNS Tidak Kerja Selama WFH Gara-gara Gaptek
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menuturkan, survei itu dilakukan Google kepada PNS dengan sistem 100 persen WFH pada tiga bulan pertama pandemi Covid-19.

Dream - Di era digitalisasi, penguasaan komputer harus dimiliki para pekerja, terlebih aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS). Namun rupanya sekitar 30 persen PNS justru tidak melakukan pekerjaannya selama pemberlakuan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) akibat gagap teknologi (gaptek).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana dalam Rakornas Kepegawaian 2022 secara virtual pada Kamis, 21 Juli 2022. Ia menuturkan, survei itu dilakukan Google kepada PNS dengan sistem 100 persen WFH pada tiga bulan pertama pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Bima merinci, sebanyak 30 persen PNS mengaku bekerja lebih berat selama WFH. Sedangkan, 40 persen lainnya mengatakan beban kerja sama, dan 30 persen memilih untuk tidak menjawab.

1 dari 2 halaman

" Jadi, dari data itu saja kita tahu, 30 persen ASN nggak ngapa-ngapain," ujar Bima dikutip dari laman Merdeka.com, Senin, 25 Juli 2022.

Bima menerangkan, turunnya produktivitas PNS selama sistem kerja WFH 100 persen tersebut disebabkan oleh minimnya ketrampilan dalam penggunaan teknologi digital. Hal ini diperparah dengan keengganan para PNS untuk meningkatkan keterampilan digital dengan alasan faktor usia.

 

2 dari 2 halaman

" Ada yang mengatakan, kami tidak mampu untuk mempelajari (ketrampilan) digital, kami sudah tua. Itu mungkin bukan tidak mampu, tapi tidak mau belajar," bebernya.

Oleh karena itu, Bhima mendorong para PNS di Indonesia agar dapat meningkatkan ketrampilan digital untuk mendukung pekerjaan. Sehingga, bisa beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan informasi.

" Ini trend of logic yang harus kita perhatikan. Karena arahnya akan ke sana," ujarnya.

Beri Komentar