Target Kereta Cepat Kelar 2020, Jakarta-Bandung Hanya 40 Menit

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 14 Mei 2019 16:44
Target Kereta Cepat Kelar 2020, Jakarta-Bandung Hanya 40 Menit
Kalau beroperasi, waktu perjalanan Jakarta-Bandung bisa ditempuh 40 menit.

Dream – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung selesai 60 persen hingga akhir tahun ini.

“ Akhir tahun depan target selesai 100 persen,” tulis pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini di akun Instagram @ridwankamil, Selasa 14 Mei 2019.

Kalau sudah selesai, perjalanan Jakarta-Bandung dengan kereta cepat bisa menempuh waktu 40 menit.

Dia mengatakan, Menteri BUMN, Rini Soemarno, juga menyaksikan selesainya terowongan di area Walini. Terowongan ini sepanjang 608 meter.

“ (Terowongan) yang dikerjakan mayoritas oleh pekerja lokal asal Cipeundey area Walini,” tulis Ridwan Kamil.

1 dari 2 halaman

Bisa Bangun Kota Baru

Mantan wali kota Bandung ini menambahkan, keberadaan kereta cepat bisa menghadirkan empat kawasan kota baru. Keempatnya adalah Halim, Karawang, Walini, dan Tegal Luar.

“Pengembangan kawasan inilah yang menjad modal membangun proyek ini, atau B to B, sehingga tidak menggunakan dana APBN langsung,” tulis Ridwan Kamil.

Dia menyebut empat kawasan ini bisa menghasilkan 3 juta-5 juta lapangan kerja baru bagi generasi Z Jawa Barat. Itu terjadi kalau empat kawasan ini terwujud dalam 5-10 tahun ke depan.

Ridwan Kamil juga mengusulkan kereta cepat dilanjut ke Bandara Kertajati. “Pemprov Jabar mengusulkan agar kereta cepat dilanjut 60 km ke Bandara Kertajati di kawasan special economic zone REBANA,” tulis dia. 

 

      View this post on Instagram

60% progres Kereta Cepat dari Jakarta- Bandung Insya Allah akan tercapai di akhir tahun ini. Akhir tahun depan target selesai 100%. Jakarta-Bandung cukup ditempuh 40 menit. . Hari ini bersama Ibu Menteri BUMN menyaksikan selesainya terowongan di area Walini sepanjang 608 m, yang dikerjakan mayoritas oleh pekerja lokal asal Cipeundeuy, area Walini. . Dengan hadirnya jalur kereta cepat ini, maka akan hadir 4 kawasan kota baru (Halim, Karawang, Walini dan Tegal Luar). Pengembangan kawasan inilah yang menjadi modal membangun proyek ini, atau B to B, sehingga tidak menggunakan dana APBN langsung. . Sekitar 3-5 juta lapangan kerja baru untuk generasi Z Jawa Barat akan hadir jika 4 kawasan kota baru terwujud dan 5-10 tahun ke depan. . Pemprov Jabar mengusulkan agar kereta cepat dilanjut 60 km ke Bandara Kertajati di kawasan special economic zone REBANA. . Semoga Allah selalu meridhoi dan memberi kelancaran pada ikhtiar kami ini. Aamiin. Jabar ngabret menuju #JabarJuara.

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

2 dari 2 halaman

Warganet Berpesan Harga Tiket Tidak Mahal

Warganet menyambut baik dengan progress kereta cepat Jakarta-Bandung. Mereka berharap proyek ini segera rampung sehingga bisa mempermudah untuk transportasi ke Bandung.

Netizen juga berpesan agar harga tiketnya tidak terlampau mahal.

" Asyikkk. Warga Jakarta nggak perlu bermacet-macet ria ke Bandung," tulis @ann_liu210.

" Wah gila sih ngejar kerjaan balik lagi ke Jakarta masih bisa nih...berangkat pagi balik siang," tulis @didivai.

" Akhirnya bisa liburan ke Bandung dengan cepat nanti,, bisa sehari bolak balik hehe.. semoga di beri umur panjang biar bisa cobain, amiin," tulis @bayudwiprayogo.

" Jangan mahal-mahal, ya, pak, tiketnya biar kami para mahasiswa bisa sering-sering pulang nengokin orang tua huhuuu," tulis @sudutpandangtia.

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-