Keuangan Syariah RI Punya Tempat Spesial di Mata Asing

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 10 Mei 2016 16:44
Keuangan Syariah RI Punya Tempat Spesial di Mata Asing
Menkeu mengaku keuangan syariah bisa membuat pasar keuangan Indonesia lebih maju

Dream - Keuangan syariah memegang peran penting dalam mendorong pasar keuangan di Indonesia. Bahkan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro yakin keuangan dengan prinsip Islami ini akan membangun pasar keuangan Indonesia lebih maju.

" Keuangan syariah memegang peran penting dalam mengembangkan pasar keuangan Indonesia," kata Bambang dalam konferensi pers " 12th World Islamic Economic Forum (WIEF)" di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa 10 Mei 2016.

Bambang mengatakan Indonesia telah berupaya untuk mengembangkan ekonomi syariah salah satunya dengan program " Aku Cinta Keuangan Syariah" . Dengan program ini, diharapkan bisa menjadi katalis dalam mencapai target pertumbuhan pasar keuangan sebesar 15 persen pada tahun 2023.

Data Kemenkeu menunjukan, surat utang (sukuk) pemerintah pada tahun 2015 tumbuh 39,8 persen. Pertumbuhannya lebih tinggi daripada tahun 2014 yang mencapai 24,3 persen.

Dari data itu, porsi sukuk berbasis dolar AS sebesar 65 persen dari total sukuk pemerintah pada tahun 2015. Total dana yang bisa dihimpun dari penerbitan sukuk ritel sebesar Rp22 triliun.

" Hal ini menunjukkan produk keuangan syariah Indonesia masih mendapat tempat spesial bagi investor asing di tengah perlambatan ekonomi dunia," kata dia.

Mantan Kepala Badan Kebijakan ini menambahkan keuangan syariah merupakan salah satu aspek yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha ekonomi syariah. Selain keuangan, sektor lain yang mendapat keuntungan dari ekonomi syariah adalah pasar industri kreatif, wisata halal, dan makanan halal.

" Saat ini, ekonomi syariah tumbuh begitu cepat dan tak terbatas hanya di dunia muslim, tapi juga dapat dikembangkan lewat kemitraan dengan masyarakat internasional yang lebih luas," kata dia.

Beri Komentar