Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga September 2015 masih sangat minim. Dari anggaran Rp 30 triliun, dana KUR yang sudah disalurkan baru Rp 4,024 triliun atau cuma 13 persen.
Menko Perekonomian Darmin Nasution mensinyalir, rendahnya penyerapan KUR dipicu perlambatan penyerapan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Selama ini sejumlah negara tujuan TKI dituding mempersulit pembukaan rekening para penyumbang devisa tersebut.
"Seperti di Hongkong, yang tidak memberikan keleluasaan bagi para TKI untuk membuka rekening perbankan di sana," ungkapnya seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Kamis, 8 Oktober 2015.
Menyisakan tiga bulan lagi, Darmin berjanji akan berupaya semaksimal mungkin guna mempercepat penyaluran KUR tersebut. Tanpa terobosan yang dilakukan, pemerintah memperkirakan realisasi penyaluran KUR hingga akhir tahun hanya akan mencapai Rp 19,24 triliun. Artinya akan ada sisa uang Rp 11 triliun yang tak terpakai.
Khusus untuk kesulitan TKI di Hongkong, Darmin memastikan akan gencar mensosialisasikan KUR saat pelatihan TKI sebelum diberangkatkan ke negara tujuan. " “Mungkin ada sedikit penyederhanaan, itu dia bisa menjadi nasabah BNI cabang Hongkong dan dia bisa komunikasi pakai sms banking,” terang Darmin.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap penerima KUR dapat diperluas. Otoritas perbankan di tanah air itu menginginkan KUR bisa diberikan pada debitur baru seperti bisnis start up, usaha pemula, bisnis di sektor industri kreatif, dan industri berbasis teknologi.
"Tentu saja itu nanti tidak hanya cakupannya yang dibuka tetapi jumlah ataupun bank nanti juga ditambah, dan sedapat mungkin melibatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD),” tutur Ketua OJK Muliaman D. Hadad.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya