Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia masih belum maksimal. Padahal peluangnya sangat besar. Sehingga, diperlukan strategi khusus agar perbankan syariah di tanah air semakin maju.
" Setidaknya ada lima langkah untuk bersama-sama memajukan perbankan syariah di Indonesia," kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Didin Hafiddudin, dalam bedah buku 'Perjalanan Perbankan Syariah di Indonesia' di Hotel JW Marriott, Surabaya.
Langkah pertama, kata Didin, melakukan sosialisasi secara terus-menerus. Sebab, saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami perbankan syariah dengan baik.
" Bahkan bank syariah lebih mahal, katanya. Ini karena kita sudah lama dibentuk oleh sistim instan, bukan prosesnya," tambah Didin.
Langkah ke dua, penguatan kelembagaan, sehingga bank syariah menjadi bank kredibel. Bank syariah, kata dia, harus menjadi lembaga yang halalan toyyibah.
Sehingga, bank syariah merupakan lembaga yang sah menurut syariat Islam dan bisa dinikmati masyarakat luas. " Bukan hahal dan toyyib, tapi halal toyib. Tidak halal atau sah saja, tapi mudah dijangkau atau tidak."
Ke tiga, produk perbankan syariah harus bervariasi. Bank syariah harus jadi pemimpin untuk pengembangan produk perbankan, bukan sebagai pengikut bank konvensional.
Langkah ke empat adalah penguatan regulasi. Peran regulasi sangat penting untuk memberikan aturan main yang jelas. Dan perbankan syariah diharap bisa aktif berkontribusi melahirkan berbagai regulasi.
" Harus terus banyak memberikan masukan agar terus bertambah regulasinya," tutur Didin.
Dan langkah ke lima, harus ada sinergi antara berbagai pihak, antara pemerintah dengan masyarakat. Sehingga akan mempercepat perkembangan perbankan syriah.
" Saya yakin perbankan syariah sejalan dengan fitrah manusi. Namun tadi karena kurang sosialisasi, masih belum ada pemahaman. Daripda hanya disuguhi produk, saya kira masyarakat perlu diberi pengetahuannya," ujar Didin. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya