Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Baru 2% Produk UMKM Punya Hak Paten, Kemenperekraf: `Ke Depan Punya Nilai Tambah`

Baru 2% Produk UMKM Punya Hak Paten, Kemenperekraf: `Ke Depan Punya Nilai Tambah` © MEN

Dream - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk segera mendaftarkan produk atau merek dagangnya sebagai hak kekayaan intelektual (HKI). 

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Muhammad Neil El Himam mengatakan HKI penting untuk melindungi ide dari produk yang dibuat dan menjadikannya punya nilai tambah. 

"Minimal kalau udah punya merek tolong didaftarkan, karena ke depan punya nilai tambah," katanya dalam acara konferensi pers Komitmen GoSend Mendukung UMKM Melalui Komunitas Best Seller GoSend di Jakarta, Kamis, 9 Februari 2023.

Kesadaran para pelaku usaha untuk mendaftarkan produknya sebagai kekayaan intelektual pun terbilang masih rendah.

Survei Kemenparekraf di tahun 2020 menunjukan UMKM yang memiliki kekayaan intelektual tercatat kurang dari 2 persen. Sementara itu, UMKM yang sudah memiliki kesadaran akan pentingnya kekayaan intelektual kurang dari 30 persen.

Neil menerangkan pendaftararan kekayaan intelektual dapat melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kemenparekraf juga mempunyai program untuk membantu UMKM mendaftarkan kekayaan intelektualnya ke Kemenkumham.

Adapun syarat yang harus dipenuhi UMKM untuk mendaftar yakni sudah memiliki produk dan memiliki target pasar atau konsumen.

Manfaat lain dari adanya kekayaan intelektual, Neil mencontohkan pelaku usaha dari Negeri Paman Sam, Amerika Serikat yang bisa berekspansi ke mancanegara karena kekayaan intetektual, contohnya orang terkaya di dunia saat ini Bernard Arnault pemilik LMVH.

Begitu pula untuk UMKM, dengan kekayaan intelektual akan mempermudah jika menjual franchise.

Neil menjelaskan bahwa salah satu amanat dalam Peraturan Pemerintah No.24 Tahun 2024 adalah merealisasikan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Para pelaku UMKM pun dapat memanfaatkan kekayaan intelektual menjadi jaminan dalam pembiayaan produksi.

“Jadi memang kekayaan intelektual nanti diharapkan bisa menjadi semacam jaminan untuk pembiayaan produksi miliknya,” ungkap Neil.

“Pembiayaan ini pun harusnya kalau jenis utang diharapkan yang produktif. Akan ada beberapa persyaratan, jadi tidak serta merta punya merek tapi belum ada nilainya," tambahnya.

Neil juga mengapresiasi kerja sama pelaku UMKM yang mau bertransformasi ke secara digital, seiring dengan target pemerintah yang mencanangkan 30 juta UMKM go digital pada 2024.

Atas kerja sama itu, seperti yang dilaporkan sebelumnya, di tahun 2021 pertumbuhan ekonomi digital pun melebihi target dengan meraih capaian sebesar 77 miliar dollar.

"Tahun 2021 ketika pandemi ternyata pertumbuhan ekonomi terutama digital di Indonesia itu luar biasa. Nilai ekonomi digital itu mencapai 77 miliar dollar. Harusnya hanya sekitar 70 miliar dollar," ungkap Neil.

 

ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Bukan hanya Bahan Dasar, Ada Banyak Syarat Produk Pangan Lulus BPOM

Bukan hanya Bahan Dasar, Ada Banyak Syarat Produk Pangan Lulus BPOM

BPOM tidak hanya perlu menguji bahan baku, tapi juga produksi pangan dari hulu ke hilir.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ciptakan Produk Berkualitas, Cara Pemko Makassar Tingkatkan Daya Saing UMKM

Ciptakan Produk Berkualitas, Cara Pemko Makassar Tingkatkan Daya Saing UMKM

Pertumbuhan omset serta meningkatnya jaringan penjualan menjadi goals yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta dalam program tersebut.

Baca Selengkapnya icon-hand
IMBEX 2023, Pameran Terlengkap untuk Ibu dan Anak Hadirkan 500 Brand Ternama

IMBEX 2023, Pameran Terlengkap untuk Ibu dan Anak Hadirkan 500 Brand Ternama

Jangan lewatkan kesempatan kamu mendapatkan ragam produk dan hadiah menarik di acara ini.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Layanan Prima Pelaku UMKM demi Genjot Omzet Bisnis

Layanan Prima Pelaku UMKM demi Genjot Omzet Bisnis

Pelaku usaha harus memberikan pelayanan yang baik agar konsumen puas dan tertarik untuk kembali menggunakan produk atau layanan yang ada.

Baca Selengkapnya icon-hand
Dari Insiden Penjual Ini akhirnya Kita Tahu Cara Menangkap Anak Ayam, Ternyata Mudah dan Tanpa Ngos-ngosan Lari

Dari Insiden Penjual Ini akhirnya Kita Tahu Cara Menangkap Anak Ayam, Ternyata Mudah dan Tanpa Ngos-ngosan Lari

Momen menggemaskan sekaligus kasihan melihat anak ayam warna-warni berhamburan di jalan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Potret Rumah Unik Suku Baduy Luar yang Terbuat Dari Anyaman Bambu, Ternyata Masih Terapkan Cara Ini…

Potret Rumah Unik Suku Baduy Luar yang Terbuat Dari Anyaman Bambu, Ternyata Masih Terapkan Cara Ini…

Suku Baduy merupakan masyarakat adat dan etnis dari suku Sunda di wilayah pedalaman Lebak, Banten.

Baca Selengkapnya icon-hand
Dulu Disepelekan, Penjual Jamu Ini Berhasil Beli 3 Rumah Mewah di 1 Kompleks Sekaligus

Dulu Disepelekan, Penjual Jamu Ini Berhasil Beli 3 Rumah Mewah di 1 Kompleks Sekaligus

Ia merintis usahanya hingga berkembang pesat dan mendapat banyak orderan.

Baca Selengkapnya icon-hand