Cek 4 Hal Ini Sebelum Ambil Sertifikasi Profesi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 6 Januari 2020 09:24
Cek 4 Hal Ini Sebelum Ambil Sertifikasi Profesi
Sertifikasi profesi bisa memperlancar kamu untuk mendapatkan pekerjaan.

Dream – Mempunyai sertifikasi profesi merupakan cara yang banyak ditempuh oleh pencari kerja untuk meningkatkan nilai jual. Sertifikasi juga menunjukkan pencari kerja memang-memang menekuni dan memiliki keahlian di bidang tersebut.

Dikutip dari Karir.com, Senin 6 Januari 2020, sebelum memutuskan untuk mengambil sertifikasi profesi, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Pertama, kredibilitas penyelenggara sertifikasi. Mendapatkan sebuah sertifikasi profesional memang tidak mudah dan membutuhkan banyak pengorbanan.

Pastikan kalian memilih lembaga sertifikasi profesi yang sudah diakui oleh Badan Sertifikasi Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini untuk mencegah sertifikasi yang sudah kamu miliki jadi tidak berlaku lantaran penyelenggaranya tidak memenuhi kualifikasi standar nasional yang ditetapkan.

Kedua, pemateri. Materi yang diberikan oleh lembaga sertifikasi biasanya sudah dibuat standar sesuai dengan kebutuhan dari bidang ilmu yang diberikan. Ini sangat penting bagimu untuk mengetahui siapa saja saja yang akan memberikan materi dalam sertifikasi tersebut.

Tapi tidak perlu khawatir jika kalian sudah mendaftar di lembaga yang sudah bekerja sama dengan BNSP. Sudah dipastikan asesor tersebut sudah memenuhi kualifikasi yang ditentukan oleh BNSP.

1 dari 7 halaman

Perhatikan Biaya Sertifikasi dan Jadwalnya

Ketiga, biaya sertifikasi.

Biasanya biasa sudah ditentukan sejak awal sebelum melakukan pendaftaran. Biaya sertifikasi ini biasanya sudah mencakup keseluruhan mulai dari biaya pendaftaran hingga biaya tes yang akan dilakukan.

Sebaiknya sebelum memilih lembaga sertifikasi, cobalah untuk membandingkan harga dari beberapa penyedia jasa sertifikasi. Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui berapa harga yang sesuai untuk sertifikasi yang kamu incar.

Keempat, jadwal sertifikasi.

Sebelum mendaftar, pastikan kalian mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. Tentunya hal ini diperlukan agar bisa mengatur waktu antara asesmen dengan kegiatan lainnya. Jika kalian sudah bekerja, tentunya jangan sampai asesmen mengganggu pekerjaan yang sudah ada.

Tentunya dengan memiliki sertfikasi profesi, kita akan lebih terlihat profesional dan ahli di dalam bidang yang kita geluti. Jika masih ragu program apa yang sebaiknya diikuti, kalian bisa browsing terlebih dahulu ke situs BNSP untuk mengetahui berbagai informasi mengenai sertifikasi profesi yang ada di Indonesia.

2 dari 7 halaman

'Anti Wacana-wacana Klub', Ini 4 Tips Resolusi Karier 2020

Dream - Menjelang akhir tahun, banyak orang berlomba-lomba menyiapkan resolusi untuk 2020. Resolusi tahun baru pada umumnya berupa hal-hal baru yang berbeda dari tahun sebelumnya atau juga bisa sebagai target yang harus dicapai.

Resolusi tersebut tidak terbatas pada urusan pribadi atau asmara saja, bagi kamu yang tengah bersemangat bekerja, tampaknya target dalam dunia karirmu tidak luput dari daftar resolusi di 2020.

Misalnya, kamu mencatat proyek baru, kenaikan jabatan, atau gaji. Sayangnya, acapkali resolusi karier hanya dijadikan catatan alias wacana.

Kebanyakan orang beranggapan resolusi karier cukup sulit karena ada beberapa faktor yang menghalangi mereka untuk mencapai target.

Kamu tak perlu khawatir. Resolusi karier yang telah disusun dan dicatat rapi bisa dicapai dengan mudah jika melakukan beberapa tips penting.

Berikut ini adalah tips penting yang bisa kamu terapkan, dikutip dari Cermati.com, Kamis 19 Desember 2019: 

3 dari 7 halaman

Fokus Kembangkan Karier dan Potensi Diri

Pertama, fokus mengembangkan karier. Untuk kamu yang sudah menjalani karier sesuai dengan minat kamu, sebaiknya tak perlu lagi merasa risau atau takut dengan kesuksesan.

Kamu hanya tinggal fokus untuk mengembangkannya karier dengan terus mengasah keahlian.

Tak ada salahnya kamu mengikuti pembelajaran melalui seminar-seminar atau seseorang yang telah sukses dan memiliki banyak pengalaman yang tentunya sama dengan minatmu.

4 dari 7 halaman

Kembangkan Potensi Diri

Kedua, mengembangkan potensi diri. Sekalipun kamu mendapat pekerjaan yang diinginkan, jangan berhenti belajar untuk terus mengembangkan potensi diri.

Dunia kerja sangat dinamis dengan persaingan yang semakin luas. Perluas wawasan dan kemampuan kamu dengan belajar dan mencoba hal-hal baru.

 

 © MEN


Jangan takut untuk keluar dari zona nyaman. Tak ada salahnya juga sesekali belajar untuk bisa memahami hal lain yang tidak disukai. Percaya pada kemampuan diri dan coba terbuka dengan saran dan kritik yang membangun.

5 dari 7 halaman

Utamakan Kejujuran

Ketiga, mengutamakan kejujuran. Dalam mencapai resolusi karir juga diperlukan sikap yang jujur dalam bekerja atau berkomunikasi dengan siapa pun. 

Dengan kejujuran yang tinggi, tentunya bisa membuat orang khususnya rekan atau atasan percaya penuh kepada kinerjamu. Hal ini tentunya akan membuat karir kamu semakin bagus dan tentunya resolusi yang kamu akan tercapai.

6 dari 7 halaman

Berjiwa Pemimpin

Keempat, berjiwa pemimpin yang bisa mengatasi masalah. Jika kamu sedang berhadapan dengan masalah pekerjaan, jangan mengeluh. Hal ini bisa membuat kinerjamu menjadi menurun. 

Cobalah untuk menghadapi masalah dengan tenang dan melihatnya dari berbagai sudut pandang secara obyektif. 

Pastikan kamu tidak terbawa emosi ketika menghadapi suatu masalah. Kamu perlu menenangkan diri sejenak sebelum mengambil keputusan, sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang netral. 

Walaupun kamu bukan seorang atasan di perusahaan, cobalah untuk memupuk jiwa kepemimpinan dari sekarang. Dunia kerja yang berkembang dengan cepat juga pasti menuntut kamu untuk belajar lebih banyak.

Kembangkan skill leadership ini dengan mengikuti pelatihan, seminar maupun diskusi berbagi pengalaman dan bertukar pikiran dengan rekan kerja atau atasanmu di kantor.

7 dari 7 halaman

Tetap Optimistis!

Jika sudah siap dengan resolusi karir kamu, percayalah bahwa kamu bisa mewujudkan keinginan dengan terus berusaha dan berdoa.

Meskipun kamu sudah merencanakan dengan matang resolusi karir kamu, bisa saja rencana kamu tidak berjalan sesuai harapan. 

Jangan berkecil hati dan larut dalam kesedihan. 

Jadikan kegagalanmu sebagai bahan evaluasi untuk membangun rencana baru yang lebih baik. Tetaplah berpikir positif, belajar dari kegagalan sebelumnya, perbaiki kekurangan dan buat target baru.

Kesuksesan karir kamu ditentukan dari kerja keras dan usaha yang pantang menyerah. (ism) 

Beri Komentar