Seorang Pria Mengecat Rumah. (Foto: Pixabay)
Dream – Ketika merenovasi rumah menjadi hunian yang lebih baik, kamu tentunya menyiapkan anggaran. Tujuannya agar dana yang disiapkan tidak terlalu banyak ketika membeli kebutuhan renovasi rumah.
Misalnya, membeli sofa baru dan ranjang keluaran teranyar. Tapi, kamu juga bisa, lho, menghemat anggaran renovasi rumah. Ada tujuh cara yang bisa kamu perbaiki.
Yang pertama, kamu memperbaiki rumah itu sendiri. Renovasi rumah bisa menjadi waktu terbaik untuk unjuk gigi keterampilanmu. Jika kamu mengerjakannya sendiri, dana untuk mengecat rumah bisa dihemat karena kamu tidak perlu menyewa pengecat. Atau, jika ada teman/tetangga yang terampil memperbaiki rumah, kamu bisa menggunakan jasanya dengan harga yang lebih murah.
b, jangan mengganti apa pun. Orang-orang biasanya mengidentikkan renovasi rumah dengan membeli semua barang baru. Duh, jangan. Kalau ada perabot rumah atau perkakas yang masih bagus, lebih baik jangan dibuang. Mending digunakan kembali. Supaya lebih mudah, lebih baik kamu mendata barang-barang mana yang akan diganti dan yang akan digunakan kembali.
![]()
Ketiga, menjual barang bekas. Selain manfaat masih ada, kamu juga bisa mendapatkan uang dari barang bekas, misalnya sofa bekas atau kasur seken. Kamu bisa menjualnya di pasar loak atau di e-commerce.
Keempat, membeli barang bekas. Nah, ini cara lain agar kamu bisa irit ketika merenovasi rumah. Jangan malu dengan barang bekas. Jika kamu pintar memilih, kamu akan mendapatkan barang dengan harga miring, tapi kualitas bersaing.
![]()
Kelima, cari produk alternatif. Barang bermerek memang terkenal dengan kualitas yang yahud, tapi harganya bisa mahal. Jika ingin mendapatkan barang berkualitas baik dan harganya bersahabat, kamu bisa mencari barang yang kurang terkenal. Biasanya barang-barang ini menawarkan harga yang lebih murah.
Keenam, belilah dengan cerdas. Membeli barang alternatif memang pilihan yang bagus, tapi ada yang lebih baik, yaitu membandingkan harga. Agar mendapatkan harga terbaik, kamu bisa menggunakan internet untuk membandingkan harga barang di toko A dan B. Dengan begitu, kamu juga bisa menghemat uang.
![]()
Ketujuh, jangan ragu merogoh kocek lebih dalam untuk membeli barang yang awet. Ya, kadang orang membeli barang murah, tapi “ berumur pendek”. Itulah yang membuat orang menjadi lebih boros. Lebih baik membeli kebutuhan rumah yang sedikit lebih mahal, tapi awet.
(ism, Sumber: Lifehack)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif