3 Ganjalan Perusahaan Pilih BPJS Kesehatan

Reporter : Ervina
Jumat, 5 Desember 2014 14:31
3 Ganjalan Perusahaan Pilih BPJS Kesehatan
Pemerintah mewajibkan perusahan mendaftarkan pegawainya dalam kepesertaan jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014.

Dream - Terhitung mulai 1 Januari 2015, pemerintah mewajibkan perusahaan melakukan pendaftaran kepesertaan Jaminan Kesehatan kepada para pekerjanya. Meski sudah memasuki batas waktu, tidak sedikit masyarakat dan perusahaan yang enggan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

Kepala Grup Komunikasi & Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Ikhsan, menduga, keengganan perusahaan dan individu  masyarakat ini dipicu beberapa faktor. Namun keluhan pertama adalah antrean yang lama terutama untuk penerima layanan kelas 3.

" Keluhan lainnya tidak sedikit perusahaan swasta yang belun paham keuntungan premi yang dibayarkan di BPJS karena merasa sudah mendaftarkan karyawan mereka ke asuransi swasta," kata Ikhsan saat ditemui di acara Media Gathering BPJS Kesehatan di Imah Seniman Bandung, Jumat 5 Desember 2014.

Ikhsan menjelaskan, perusahaan sebetulnya akan mendapat keuntungan lebih besar jika mendaftarkan kepesertaan BPJS dibandingkan asuransi swasta. Pengobatan menggunakan asuransi swasta ada batasan jumlah maksimal untuk sakit tertentu.

" Kalau BPJS akan menjamin pengobatan sampai sembuh untuk sekitar 144 penyakit terdiagnosis," katanya.

Tak hanya itu, perusahaan juga banyak yang tidak tahu jika premi asuransi swasta bisa dinikmati ganda dengan premi BPJS. " Itu yang tidak dijelaskan oleh perusahaan asuransi swasta," pungkasnya.

Dari catatan BPJS, setidaknya sudah ada 30 perusahaan swasta yang mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta asuransi swasta. 

Beri Komentar