Rilis Reksa Dana Saham Syariah Global, MMI Bidik Rp263 M

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 26 Juli 2016 16:30
Rilis Reksa Dana Saham Syariah Global, MMI Bidik Rp263 M
Mandiri Manajemen Investasi (MMI) baru saja merilis produk reksa dana saham syariah globalnya, Mandiri Global Sharia Equity Dollar.

Dream - PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) merilis produk reksa dana saham syariah global, yaitu Mandiri Global Sharia Equity Dollar. Mereka menargetkan bisa mengelola dana ratusan miliar rupiah dari produk keuangan ini.

" Kami tidak agresif, tapi kami memperoleh komitmen cukup baik. Mudah-mudahan mencapai US$15-20 juta (Rp197,32 miliar-Rp263,1 miliar)," kata Presiden Direktur Mandiri Manajemen Investasi, Muhammad Hanif, dalam " Mandiri Global Sharia Equity Dollar" di Jakarta, Selasa 26 Juli 2016.

Hanif mengatakan Mandiri Global Sharia Equity Dollar ini menawarkan berbagai portofolio investasi di berbagai sektor.

" Ada beberapa yang menjadi favorit, yaitu sektor IT dan sektor health," kata dia.

Sekadar informasi, perusahaan manajemen aset ini menyebut produk reksa dana syariah ini bisa membuat investornya berinvestasi sepenuhnya di pasar saham global sehingga mereka bisa mendiversifikasi investasi mereka ke pasar global untuk memaksimalkan investasi.

Anak usaha kelompok usaha PT Bank Mandiri Tbk ini menggandeng JP Morgan untuk mengelola produk reksa dana saham syariah ini.

Hanief menegaskan, jika reksa dana global ini terbit bukan untuk menampung dana....

 

1 dari 1 halaman

Tak Tampung Dana Repatriasi Pajak

Dream - Pemerintah memang telah membuat program repatriasi dana yang dimiliki WNI yang mendapatkan fasilitas pengampunan pajak (tax amnesty). Tujuannya tak lain menarik dana tersebut supaya dana itu " pulang kampung" .

PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) ini tak akan menggunakan produk reksa dana saham syariah global ini untuk menampung dana repatriasi.

" Totally, nggak bisa," kata Presiden Direktur MMI, Muhammad Hanif dalam peluncuran Mandiri Global Sharia Equity Dollar di Jakarta, Selasa 26 Juli 2016.

Hanif mengatakan program pemerintah ini bertujuan untuk menarik dana yang disimpan warganya di luar negeri supaya masuk ke Indonesia dan diinvestasikan di sini. Dikatakan bahwa produk reksa dana syariah global yang dirilis MMI, bertentangan dengan tujuan pemerintah.

" Reksa dana kami ini dibilang 100 persen portofolio asing. Tidak bisa diperoleh dari investor dengan dana repatriasi," kata dia.

Beri Komentar