Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Mobil Bekas Di Showroom.
Dream – Di Indonesia, tradisi mudik menjadi rutinitas tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia setiap kali merayakan Idul Fitri. Selama periode itu, masyarakat Indonesia berbondong-bondong pergi ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarganya.
Tak jarang mereka pergi menggunakan transportasi umum, seperti kereta api, bus, atau moda transportasi lainnya. Namun, tak sedikit pula pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.
Tak semua mobil pemudik milik pribadi lho. Ada juga pemudik yang menyewa mobil atau membeli mobil bekas untuk pulang kampung.
Semangat pemudik inilah yang menjadi berkah bagi para penjual mobil bekas. Kepala Cabang Showroom Inti Mobilindo, Herri S mengakui tren pembelian mobil bekas menjelang mudik Lebaran biasanya meningkat.
“Biasanya kalau hendak mudik, penjuala mengalami peningkatan. Minggu pertama agak sepi, minggu kedua agak ramai. Minggu kedua biasanya keluar THR (tunjangan hari raya) dan THR itu bisa DP (down payment),” kata Herri di Pusat Otomotif Sentra Harapan Bekasi.
Dia mengatakan peningkatan ini terjadi karena masyarakat ingin lebih praktis. Mobil bekas tidak perlu menunggu pelat nomor terlebih dahulu. Yang paling penting adalah ramah di kantor.
Kemungkinan lainnya adalah berbarengan dengan ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang di dalamnya ada pamera mobil yang memberikan uang muka yang rendah.
“Peminat mobil seken masih tinggi sebenarnya. Namanya pembeli, mencari DP yang semurah-murahnya. Kalau DP mobil baru sama dengan mobil bekas, orang akan pilih mobil baru mestinya walaupun angsurannya lebih besar daripada mobil bekas,” kata dia.
Herri mengatakan pihaknya memberikan sejumlah promo dan hadiah-hadiah kepada calon pembelinya untuk menyiasati penjualan. Misalnya, ada undian berhadiah TV, mobil, dan ponsel Android.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari