Naik Tipis, Indeks Syariah Dibayangi Koreksi Regional

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 11 November 2015 09:15
Naik Tipis, Indeks Syariah Dibayangi Koreksi Regional
Kenaikan indeks syariah dibayangi pelemahan IHSG dan bursa saham regional.

Dream - Bursa syariah Indonesia menanjak pelan di sesi pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 11 November 2015. Emiten industri dasar memimpin laju penguatan indeks sektoral.

Pada prapembukaan perdagangan, ISSI naik tipis 0,050 poin (0,04%) ke level 140,540. Sementara, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,152 poin (0,03%) ke level 582,360.

Laju positif kedua indeks saham syariah ini masih berlanjut di sesi pembukaan. Kali ini, ISSI kembali menanjak 0,072 poin (0,05%) ke level 140,562.

Indeks saham bluechips syariah, JII juga ikut menguat 0,186 poin (0,03%) ke level 582,394.

Hingga 8 menit perdagangan, laju indeks syariah di BEI ini masih bergerak volatile. ISSI dan JII sama-sama terpeleset di awal sesi ini.

Pelaku pasar memulai sesi transaksi perdagangan dengan dana sekitar Rp 22,39 miliar dan 92,42 juta saham yang beralihtangan.

Menguatnya sebagian besar indeks sektoral saham sayangnya tak cukup kuat mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona hijau.

IHSG tercatat turun tipis 0,838 poin (0,02%) ke level 4.450,215 di sesi prapembukaan. Memasuki sesi pembukaan, IHSG masih belum beranjak dari zona hijau kendati mulai menunjukan penguatan.

IHSG di sesi pembukaan melemah 0,436 poin (0,01%) ke level 4.450,617.

Lantai bursa saham Indonesia memulai sesi perdagangan tengah pekan ini dengan dana Rp 36,03 miliar. Posisi asing pada pagi ini mencetak nett sell Rp 21,3 miliar.

Pelemahan IHSG dipicu koreksi saham yang melanda sebagian besar indeks utama Asia. Indeks Hang Seng dan Nikei saat pembukaan BEI tercatat turun 0,05 persen dan 0,19 persen.

Beri Komentar