Foto: World Of Buzz
Dream - Ada-ada saja kelakuan penumpang pesawat yang rela membayar biaya tambahan karena barang bawaan melebihi batas muatan. Penumpang yang terdiri dari pria di provinsi Yunnan, China memutuskan melahap 30 kilogram jeruk daripada keluar yang ekstra bagasi.
Dilansir dari World of Buzz, keempat pria ini merupakan rekan satu tempat kerja yang sepakat membeli sekardus besar jeruk. Awalnya buah tersebut akan dipersembahkan sebagai oleh-oleh dari perjalanan bisnis mereka di Kunming.
Namun mereka luput menimbang jeruk tersebut. Saat ditimbang untuk masuk bagasi pesawat, pihak pengelola Bandara dan maskapai menemukan bobot buah jeruk dalam kardus tersebut melebihi kapasitas bagasi yang diizinkan seberat 30 kg.
Pihak maskapai awalnya menawarkan biaya tambahan bagasi sebesar 300 yuan atau sekitar Rp653 ribu.
Begitu mendengar biaya tersebut, keempat pria tersebut kebingungan karena mereka tidak mampu untuk membayarnya. Namun, di sisi lain mereka juga tidak ingin meninggalkan jeruk tersebut.
Mereka akhirnya memutuskan untuk memakan jeruk-jeruk yang awalnya akan dibawa sebagai oleh-oleh itu. Dalam waktu 30 menit, keempat pria ini melahap sekardus jeruk seberat 30 kg.
" Kami memakan semuanya. Butuh sekitar 20-30 menit untuk menghabiskannya," kata salah satu dari empat orang itu.
Jeruk tersebut akhirnya habis tak bersisa. Namun mereka kini menderita, karena kebanyakan makan jeruk sampai menimbulkan sariawan.
" Saat ini kami tidak ingin jeruk lagi," tambahnya.
Dream – Entah kata apa yang pas untuk diberikan untuk penumpang pesawat satu ini. Pelit atau kreatif. Yang pasti, dia berhasil menghemat uang untuk biaya bagasi selama perjalanan udaranya.
Dia menyulap mantel tua menjadi koper berjalan. Dengan idenya itu, si pria berhasil terhindari dari biaya tambahan bagasi penumpang pesawat.
Dikutip dari Auto Evolution, Minggu 11 November 2018, pria bernama Cimino itu kerap bepergian dengan penerbangan murah, Ryanair. Suatu ketika, dia kesal dengan aturan teranyar maskapai penerbangan murah.
Maskapai menetapkan beban tas koper tidak boleh melebihi aturan berat yang telah ditetapkan. Kalau melanggar aturan, penumpang harus membayar 6-8 poundsterling (Rp114.712-Rp152.950).
Sebagai orang yang senang traveling, keputusan ini tentu membuat Cimino kesal. Ketika itu, Cimino hendak kerja ke Belfast, Inggris.
Kecewa dan tak mau membawa denda, dia menemukan ide yang cemerlang, atau mungkin konyol.
Dikutip dari akun Facebooknya, @lee.cimino, dia menemukan mantel tua yang besar dan bekerja dengan seorang penjahit untuk membuat beragam kantong di dalamnya.
Mantel itu didesain untuk bisa menampung beragam benda, seperti kaos, celana dalam. Kantong-kantong itu dipasang resleting. Barang-barang seperti sepatu dan sabun juga dimasukkan ke dalam mantel.
Tak perlu dikatakan lagi, Cimino terlihat konyol dengan mantelnya. Dia juga terlihat lucu dan ragu triknya akan berhasil.
Dream - Sebuah maskapai penerbangan menyatakan permintaan maaf setelah petugas kargonya, terekam melemparkan tas penumpang dengan seenaknya di bandara Amerika Serikat.
Dalam video, yang direkam oleh seorang penumpang bernama Chase Platon, petugas kargo terlihat melempar-lempar tas di area loading barang di Bandara Internasional Mineta San Jose di California.
Sejak Chase mengunggah video dan mengatakan tindakan petugas kargo sebagai 'tidak pantas', maskapai Alaska Airlines telah mengaku bertanggung jawab.
Meski demikian pihak Alaska Airlines bersikeras bahwa tas yang dijadikan 'mainan' oleh petugas kargo itu bukan milik penumpang.
" Sangat disayangkan, karyawan kami bermain-main dengan tas berisi majalah untuk mengisi kebosanan," kata juru bicara Alaska Airlines.
Juru bicara maskapai kemudian meminta maaf atas insiden tersebut, dan menambahkan: " Tidak ada tas penumpang yang digunakan dalam kasus ini. Mereka seharusnya tidak bermain-main di area bandara."
" Yang disesalkan hal itu direkam. Dan kami mohon maaf atas insiden yang menyebabkan kebingungan bagi wisatawan San Jose atau Southwest Airlines."
Bukan kali ini saja karyawan sebuah maskapai tertangkap kamera terkesan main-main saat menangani bagasi penumpang.
Beberapa tahun lalu karyawan Bandara Milan Bergamo tertangkap kamera melemparkan tas-tas penumpang dengan seenaknya ketika menaikkan ke pesawat Ryanair.
Ada juga yang menurunkan tas penumpang dari surveyor dengan cara yang kasar. Beberapa barang atau tas penumpang dibanting.
Bahkan ada petugas kargo yang secara tidak sadar terekam kamera tersembunyi seperti sedang melakukan pencurian barang-barang bawaan penumpang.
(Ism, Sumber: Metro.co.uk)