OJK Dorong Tabungan Simpanan Pelajar Ditingkatkan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 24 Juli 2016 06:01
OJK Dorong Tabungan Simpanan Pelajar Ditingkatkan
Mereka ingin menggalakkan gerakan menabung di kalangan pelajar.

Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin sektor jasa keuangan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia. Regulator keuangan ini juga ingin keberadaan jasa keuangan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

" Untuk itu, OJK ingin agar Sektor Jasa Keuangan bersifat inklusif bagi semua golongan masyarakat, termasuk kepada pelajar," kata Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S. Soetiono, dalam peluncuran Simpanan Pelajar (Simpel) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Tengah, di Palangkaraya, dikutip dalam keterangannya yang diterima Dream, Sabtu 23 Juli 2016.

Kusumaningtuti mengatakan, kehadiran tabungan pelajar ini bisa membentuk pola perilaku dan karakter pelajar agar berhemat dan cermat dalam menggunakan uang, serta gemar menabung.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, pengenalan tabungan pelajar dan mengajak pelajar untuk gemar menabung artinya, telah mempersiapkan pelajar untuk bisa hidup lebih sejahtera di masa yang akan datang.

" (Dengan demikian, mereka) dapat berperan dalam pembangunan," kata Sugianto.

Sekadar informasi, Simpel merupakan program nasional yang digagas oleh OJK dan telah diluncurkan oleh Presiden RI Jokowi pada tanggal 14 Juni 2015 dengan tujuan untuk membangun budaya gemar menabung sejak dini.

Usia sekolah adalah usia emas dan waktu yang tepat untuk membentuk karakter, termasuk dalam aspek pengetahuan sektor jasa keuangan dan pengelolaan keuangan dengan baik.
Sejak pertama kali diluncurkan, jumlah rekening Tabungan Simpel sampai dengan bulan Juni 2016 terdapat 1,6 juta rekening.

Simpel hadir dengan fitur yang mudah dan sesuai dengan karakteristik pelajar, seperti setoran awal hanya Rp5.000 untuk SIMPEL Konvensional dan Rp1.000 untuk Simpel Syariah, setoran selanjutnya minimum hanya Rp1.000, dan tentunya menggunakan nama pelajar sendiri. Dengan demikian, kehadiran SIMPEL diharapkan dapat menjangkau sekitar 640 ribu pelajar tingkat TK sampai dengan SMA di Provinsi Kalimantan Tengah. (Ism) 

Beri Komentar
Anak Millenial Wajib Tahu, Ini Tips Umroh Tenang Tanpa Utang