Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut industri asuransi syariah membaik tahun ini. Setidaknya, mereka menargetkan industri keuangan ini bisa tumbuh belasan persen.
"Tren tahun ini lumayan bagus. Ada perbaikan," kata Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah OJK, Moch. Muchlasin, di Jakarta, ditulis Rabu, 8 Juni 2016.
Muchlasin mengatakan aset industri asuransi syariah per April 2016 mencapai Rp29,16 triliun. Angkanya naik 11 persen dari aset asuransi syariah pada Desember 2015 yang sebanyak Rp26,51 triliun.
"Kami, sih, cukup berharap (pertumbuhan aset) 18 persen bisa tercapai tahun ini. (Kalau bisa) kami berharap bisa seperti dulu, yaitu 40 persen," kata dia.
Muchlasin mengatakan pertumbuhan asuransi syariah ini bisa tercapai kalau ada dukungan dari sektor riil. Sebab, asuransi syariah tak bisa lepas dari pertumbuhan sektor ini. Dia mencontohkan kaitan asuransi syariah dengan pariwisata syariah. Asuransi syariah bisa masuk ke biro travel yang menawarkan destinasi ke pariwisata syariah.
"Kalau tidak ada pembiayaan syariah, otomatis asuransi syariah agak berkurang," kata dia.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan