Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
(Sumber: Allianz.com)
Dream - Asuransi jiwa syariah Allianz, Allianz Life Syariah, mencatat pendapatan premi bruto sebesar Rp739,1 miliar pada tahun 2015. Pendapatan ini meningkat 7,2 persen dari pendapatan tahun 2014 sebesar Rp689,6 miliar.
Dengan perolehan tersebut, laba bersih dan total aset bisnis asuransi syariah ini tumbuh masing-masing 70,1 persen dan 13,3 persen dari tahun 2014.
" Kinerja tahun 2015 ini ditopang oleh minat masyarakat Indonesia terhadap produk asuransi syariah yang terus meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya 24 ribu penambahan polis baru," kata Chief of Sharia and Corporate Communication Allianz Indonesia, Kiswati Soeryoko, di Jakarta, dilansir dari situs resmi Allianz.
Kiswati mengatakan pendapatan premi bruto Allianz Life Syariah ini berasal dari pendapatan jalur keagenan sebesar Rp630,4 miliar atau 85,3 persen dan jalur bancassurance sebesar Rp76,83 miliar atau 10 persen dari seluruh total pendapatan premi bruto. Dia menyebutkan capaian ini berasal dari peran agen dan mitra bisnis yang memasarkan produk asuransi ini.
" Hingga 31 Desember 2015, kami didukung oleh lebih dari 3.800 agen yang telah berlisensi syariah dan dua mitra bank," kata dia.
Kiswati menambahkan total dana tabbaru Allianz Life Syariah ini sebesar Rp369,89 miliar atau meningkat 37,6 persen dari tahun 2015. Total pembayaran klaim pada tahun 2015 meningkat 31 persen dari tahun 2014 menjadi Rp231,57 miliar. Total dana kelolaan unit syariah pun mencapai Rp1,7 triliun pada tahun 2015.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha