Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Petugas Air Controller. (Sumber: Mitre.org)
Dream - Dalam dunia kerja, toleransi atas kesalahan acapkali diberikan, terlebih bagi karyawan baru. Sebagian besar kesalahan yang dibuat tidak akan membahayakan nyawa orang lain dalam situasi tertentu.
Namun kamu jangan coba-coba membuat kesalahan untuk profesi ini. Tidak ada ruang toleransi bagi karyawan atas kesalahan yang diperbuatnya. Mereka pun dituntut untuk ekstra hati-hati dalam bekerja. Salah sedikit dalam bekerja bisa berujung nyawa orang lain melayang.
Dilansir dari Payscale, Kamis 12 Mei 2016, ada tiga pekerjaan yang memiliki risiko yang cukup tinggi.
1. Air Traffic Controller
Gaji petugas lalu lintas udara ini sebesar US$84 ribu per tahun atau Rp1,11 miliar per tahun. Gaji mereka memang cukup besar namun sebanding dengan tanggung jawab yang dipikul. Mereka mengatur lalu lintas penerbangan dan bertanggung jawab untuk menginformasikan pilot terhadap bahaya penerbangan dan cuaca. Mereka pun bertanggung jawab untuk memastikan penumpang mendarat dengan selamat.
2. Biosafety Lab (BSL)-4 Teknisi Laboratorium
Gaji rata-rata seorang petugas laboratorium sebesar US$38,69 ribu per tahun atau Rp514,81 juta per tahun. Para teknisi ini bekerja dengan material biologis yang berbahaya dan kuman penyakit. Tanpa dedikasi mereka atas riset dan keamanan, penyakit mematikan bisa tersebar dan bisa memusnahkan umat manusia.
3. Underwater Welding (Tukang Las Bawah Laut)
Pekerjaan seorang underwater welding atau pengelas bawah laut ini adalah memperbaiki sesuatu seperti anjungan minyak lepas pantai dan kapal besar. Risiko besar yang dihadapi oleh pengelas ini adalah tersetrum dan ledakan bawah laut. Konsekuensinya, ya, kematian. Sekadar informasi, gaji seorang underwater welding ini sebesar US$58 ribu per tahun alias Rp771,69 juta.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya