2015, Premi Asuransi Syariah Tembus Rp 10,49 Triliun

Reporter : Ramdania
Rabu, 3 Februari 2016 07:20
2015, Premi Asuransi Syariah Tembus Rp 10,49 Triliun
Sementara klaim bruto pemegang kartu asuransi syariah tahun lalu hanya Rp 3,34 triliun.

Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total premi asuransi syariah sepanjang tahun 2015 mencapai Rp 10,49 triliun. Sementara jumlah klaim brutonya sebesar Rp 3,34 triliun.

Hal ini disampaikan dalam paparan OJK mengenai Kinerja Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Senin, 1 Februari 2016.

Jika dibandingkan dengan realisasi asuransi konvensional, pencapaian asuransi syariah masih jauh tertinggal. Jumlah premi asuransi konvensional selama tahun 2015 sebesar Rp 181,47 triliun, sedangkan jumlah klaim sebesar Rp 104,87 triliun.

Dalam laporan OJK tersebut, disampaikan jika Indonesia sampai akhir tahun lalu baru mempunyai 8 perusahaan asuransi yang menjalankan prinsip syariah. Sedangkan, ada 50 perusahaan asuransi jiwa, 76 perusahaan asuransi umum, 6 perusahaan reasuransi, dan 3 asuransi wajib.

Melihat industri syariah yang belum belum berkembang, mulai tahun ini, OJK bakal mendorong agar unit usaha syariah melakukan spin-off. Dengan demikian perusahaan asuransi syariah bisa melakukan ekspansi untuk mengembangkan bisnisnya.

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal