Generasi Milenial Sering Membuat Lima Kesalahan Finansial. (Foto: Shutterstock)
Dream – Principal Consultant and CEO @zapfinance, Prita Hapsari Ghozie, menyebut ada lima kesalahan yang dilakukan generasi milenial. Kesalahan-kesalahan ini yang membuat generasi Y sulit menabung.
“ Milenial sering banget melakukan lima kesalahan,” kata Prita dalam “ Virtual Media Briefing Tokopedia: Jurus Investasi Milenial Hadapi Pandemi”, Rabu 14 Oktober 2020.
Kesalahan pertama, generasi milenial sering berutang untuk hal-hal yang tidak penting. Misalnya, mengajukan cicilan untuk membeli smartphone.
“ Padahal, kalau menabung dulu, bisa (membelinya),” kata dia.
Kesalahan kedua adalah tidak menyisihkan dana darurat. Padahal, dana darurat ini sangat diperlukan, terutama saat pandemi Covid-19. Dana darurat bisa membuat pemiliknya “ bernapas lega”.
“ Kesalahan ketiga, menunda investasi. Milenial ini berpikir dia baru kerja, baru first jobber dan memikirkan liburan,” kata dia.
Yang keempat, pekerjaan sampingan. Pekerjaan sampingan memang bisa menambah pundi-pundi uang. Namun, jika terlalu banyak pekerjaan yang dikerjakan, ini akan berdampak buruk bagi kesehatan.
“ Mau kerjain ini itu, tapi nggak ada me time. Karena pekerjaan bertambah, badan sakit dan uangnya terpakai (untuk berobat),” kata dia.
Yang terakhir adalah melakukan kesalahan-kesalahan lainnya, misalnya menaruh semua uang di satu rekening dan sering membuat cicilan untuk membeli barang.
“ Suka banget jajan tebel, tapi nabungnya tipis,” kata dia.