CONNECT WITH US!

Orang Kaya India Gencar Incar Properti Dubai

Reporter : Ramdania | Senin, 4 Mei 2015 18:32
Orang kaya India tengah gencar menanam investasi di negara kaya Dubai. Mereka memilih menaruh uangnya di sektor properti.

Dream - Sekali lagi, data Departemen Pertanahan Dubai (DLD) mencatat investor dari India telah menduduki puncak daftar investor asing di pasar properti Dubai. Total transaksi properti Dubai melebihi 64 miliar dirham pada kuartal pertama 2015 atau sekitar Rp 227 triliun.

Seperti dikutip dari Emirates 247, Senin, 4 Mei 2015, pebisnis India menduduki puncak daftar investor properti asing dengan total pembelian properti senilai 3.04 miliar dirham atau Rp 11 miliar.

Warga Inggris berada di urutan kedua dengan investasi senilai 1,89 miliar dirham, diikuti oleh Pakistan yang membeli properti senilai 1,392 miliar dirham.

Iran dan Rusia juga berada di antara daftar pembeli teratas, dengan investasi total masing-masing mencapai 633 juta dirham dan 509 juta dirham.

Secara keseluruhan, total nilai investasi properti non-Arab lebih dari  12 miliar dirham yang terdiri dari 5466 investor dari 102 negara.

Warga Uni Emirat Arab adalah investor terbesar dari semua kelompok investor (bahkan mengungguli negara-negara Gulf Cooperation Council atau GCC). Total pembeli properti mereka mencapai 5.799 miliar dirham.

Sebanyak 1.964 warga dari GCC berkontribusi terhadap investasi properti sebesar 9 miliar dirham.

Warga negara Saudi menduduki posisi kedua dengan investasi 1,890 miliar dirham, diikuti oleh Kuwait dengan 500 juta dirham; Qatar dengan 522 juta dirham; Oman menghabiskan 147 juta dirham dan Bahrain dengan 199 juta dirham.

Yordania menduduki pertama dengan transaksi senilai 708 juta dirham untuk daftar negara Arab lainnya. Mesir di tempat kedua dengan nilai investasi properti 390 juta dirham; Lebanon dengan 505 juta dirham dan warga Irak 379 juta dirham.

Negara non-Arab lainnya yang berlomba-lomba menanamkan investasi properti di Dubai adalah Yaman, Sudan, Palestina dan Aljazair.

Adapun penjualan unit apartemen yang paling banyak didominasi oleh area Business Bay dengan nilai transaksi mencapai 1,848 miliar dirham. Yang disusul oleh Dubai Marina dengan nilai transaksi mencapai 1,181 miliar dirham dan Al Thunaya 5 dengan penjualan mencapai 568 juta dirham.

Terry Prihatin Dengan Keadaan Pekerja Seni di Indonesia