Mimpi Tertunda Pangeran Saudi Bangun Gedung Tertinggi Sejagat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 12 Mei 2017 11:31
Mimpi Tertunda Pangeran Saudi Bangun Gedung Tertinggi Sejagat
Katanya, menara ini disebut-sebut sebagai pesaing menara tertinggi di dunia, Burj Al Khalifa.

Dream – Pangeran Arab, Alwaleed bin Talal, memang sedang membangun menara tertinggi di dunia, yaitu Jeddah Tower (alias Kingdom Tower). Namun, penyelesaian bangunan ini diundur hingga 2019.

“ Proyek ini ditunda, tapi akan dibuka tahun 2019,” kata Alwaleed kepada AFP dilansir dari Arabian Business, Jumat 12 Mei 2017.

Tak disebutkan secara gamblang penyebabnya. Namun, ditengarai penyebabnya adalah pelemahan harga minyak.

Alwaleed ini merupakan pemilik dari perusahaan kerajaan, Kingdom Holding Co., yang berafiliasi dengan Jeddah Economic Company. Adapun kontraktor gedung ini adalah Saudi Binladin Group.

Miliarder Arab ini mengumumkan pembangunan Jeddah Tower pada Agustus 2011 dan mengatakan butuh tiga tahun untuk merampungkan menara pencakar langit ini. Pada November 2014, peletakan batu pertama dimulai dan konstruksi akan rampung pada 2018.

Namun, sebelum pembangunan rampung, Arab Saudi terkena dampak pelemahan harga minyak. Pelemahan harga minyak ini juga berdampak pada perusahaan Saudi Binladin yang memangkas 70 ribu karyawan pada tahun lalu.

Sekadar informasi, Jeddah Tower ini memiliki ketinggian 3.300 kaki, sekita 1 km. Menara ini lebih tinggi daripada Burj Al-Khalifa yang setinggi 828 meter.

Kingdom Holding ini juga memiiki saham di Taman Bermain Disney Eropa, Apple, News Corporation, Citigroup, dan perusahaan-perusahaan lainnya.(Sah)  

Beri Komentar