Pantau Pegawai, Bos Minat Anak Buah Menyalakan Dua Fitur WhatsApp Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 25 Februari 2021 13:12
Pantau Pegawai, Bos Minat Anak Buah Menyalakan Dua Fitur WhatsApp Ini
Dia ingin semua pegawainya menjawab pesannya di sebuah platform perpesanan singkat.

Dream – Ada-ada saja cara yang dilakukan pimpinan untuk memantau anak buahnya. Mulai dari memasang kursi kerja khusus hingga timer di kamar mandi.

Yang terbaru seorang bos di duga dari perusahaan di China meminta pegawai menyalakan dua fitur di WhatsApp. Permintaan ini sebagai upaya agar pimpinan mengetahui pesan yang disampaikan sudah dibaca oleh pegawai

Dikutip dari World of Buzz, Kamis 25 Februari 2021, seorang karyawan sebuat perusahaan mengungkapkan permintaan bos agar semua anak buahnya menyalakan fitur “ last seen” dan “ read receipt”.

“ Dear tim, tolong nyalakan ‘last seen’ dan ‘read receipt’,” tulis sang bos di grup pesan WhatsApp.

Dalam penjelasannya, pimpinan itu ingin mengetahui semua karyawan telah membaca pesan tersebut.

Menurut foto tangkap layar yang dibagikan di Facebook, terlihat bahwa pimpinannya meminta semua pegawai untuk membaca pesannya. Para pegawainya ini pun merespons dengan jawaban “ oke”.

1 dari 4 halaman

Padahal Ada Cara Lain

Unggahan ini menjadi viral di media sosial. Banyak warganet bercerita bahwa permintan bos itu sangat mengganggu.

Menurut netizen, permintaan pimpinannya bisa mengancam privasi karyawan.

Tak hanya itu, mereka juga menyarankan cara lain untuk memastikan pesan pimpinan dibaca. Yaitu, karyawan menjawab dengan “ noted”.

2 dari 4 halaman

Bos Beri Hadiah Kursi Kerja Canggih, Pegawai Menyesal Saat Tahu Fungsinya

Dream – Pimpinan yang memberikan hadiah bagi karyawannya menjadi hal yang biasa. Tapi, hadiah untuk memata-matai karyawan, ini terjadi di suatu perusahaan di Tiongkok.

Dikutip dari World of Buzz, Rabu 6 Januari 2021, seorang karyawan perusahaan di Hangzhou, Tiongkok, bercerita, bosnya belum lama ini memberikan hadiah kepada semua karyawannya. Hadiah ini berupa kursi kerja yang empuk.

China Press melaporkan karyawan itu menyebut hubungan kerja antara atasan dengan karyawannya sangat baik. Lalu, bosnya juga menyukai teknologi baru dan sering membawa produk anyar ke kantor.

Pada November 2020, bos itu memberikan kursi kerja yang empuk bagi semua karyawannya. Katanya, hadiah itu untuk merayakan akhir tahun. Tak ada satu pun yang terkejut atau waspada.

3 dari 4 halaman

Bos ini menyebut kursi ini sebagai kursi kesehatan. Ada pengukur detak jantung, napas, dan postur duduk. Jadi, sepanjang duduk di kursi, ada notifikasi ke ponsel untuk membantu memantau kesehatan.

Misalnya, saat duduk di kursi terlalu lama atau postur duduk yang salah, kamu akan diberi tahu untuk lebih aktif.

Karyawan ini bercerita, pada suatu hari, dia masuk ke pantry dan temannya di departemen HRD bertanya kepadanya.

Saat masuk ke divisi HRD, dia ditanya, “ Mengapa nggak pernah di meja kerja dari jam 10.00 hingga 10.30? Hati-hati atau bos akan memangkas gajimu,” kata dia.

4 dari 4 halaman

Cerita karyawan yang diunggah di media sosial ini mengundang reaksi warganet. Mereka tidak setuju bosnya memata-matai karyawan. Apalagi, data kesehatan karyawan merupakan privasi.

“ Saya rasa data dari kursi merupakan data pribadi personal. Bos tak berhak menggunakan data itu untuk memata-matai karyawan,” kata seorang netizen.

Namun, ada juga yang setuju dengan keputusan bos. Dikatakan bahwa kursi ini juga bisa membantu perusahaan memantau kinerja karyawan.

“ Jadi, bos memangkas gajimu? Kalau nggak, jangan ngomong. Apakah orang yang mulai bisnis tidak butuh uang? Atasanmu juga punya banyak pekerjaan untuk dilakukan,” kata dia. 

Beri Komentar