Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pemerintah sepakat untuk menambah alokasi plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp 100 triliun menjadi Rp 103,246 triliun pada tahun ini. Keputusan ini muncu setelah ada kesepakatan dengan 19 bank di Tanah Air.
“ Ini merupakan kesepakatan bersama dengan 19 bank dengan nilai Rp 103,246 triliun,” jelas Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad dalam Rapat Koordinasi terkait KUR yang digelar kemarin.
Selain itu, seperti dikutip dari laman situs Kementerian Keuangan, Jumat, 12 Februari 2016, pemerintah juga akan menambah lembaga penyalur KUR, baik bank maupun lembaga keuangan nonbank (LKNB).
Ia mengungkapkan, saat ini OJK tengah melakukan review kinerja atas empat tambahan perusahaan pembiayaan untuk dapat ikut serta menyalurkan KUR. Pembahasan dijadwalkan selesai pada pertengahan bulan ini.
Keempat perusahaan pembiayaan tersebut yaitu BCA Finance, Adira Dinamika Finance, Mega Central Finance, dan Federal International Finance.
Selain keempat lembaga tersebut, saat ini OJK juga tengah melakukan pemeriksaan kelayakan atas beberapa lembaga pembiayaan yang mengajukan diri sebagai penyalur KUR.
Rapat koordinasi tersebut juga menyepakati penambahan tujuh perusahaan penjamin KUR yang telah memenuhi persyaratan penilaian kesehatan oleh OJK dan penilaian Kementerian Keuangan. Ketujuh perusahaan tersebut yaitu Perum Jamkrindo, PT Askrindo, PT Jamkrida Riau, PT Jamkrida Sumatera Selatan, PT Jamkrida Bangka Belitung, PT Jamkrida Jawa Tengah, serta PT Jamkrindo Syariah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya