Penampakan Uang Rp217 Miliar dari Hasil Pinjol Ilegal

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 17 November 2021 19:55
Penampakan Uang Rp217 Miliar dari Hasil Pinjol Ilegal
Dari 7 rekening yang diduga merupakan sumber tindak pidana tersebut berhasil disita dan diblokir oleh petugas sebesar Rp217 miliar.

Dream - Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) berhasil mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal dengan modus penggunaan aplikasi kredit kilat. Polri berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp217 miliar.

“ Dari 7 rekening yang diduga merupakan sumber tindak pidana tersebut berhasil disita dan diblokir oleh petugas sebesar Rp217 miliar,” ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Whisnu Hermawan, dikutip dari Instagram @divisihumaspolri, Rabu, 17 November 2021.

Uang pinjol ilegal© Instagram @divisihumaspolri

Menurut Whisnu, nantinya rekening-rekening tersebut akan didalami kembali karena dari Bareskrim Polri telah mengidentifikasi semua kegiatan dari pinjol ilegal.

Korps Bhayangkara turut mengamankan 13 tersangka, tiga di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal China.

Uang pinjol ilegal© Instagram @divisihumaspolri

Ketiga WNA tersebut berinisial WJS (32 tahun) berperan sebagai pengendali Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Inovasi Milik Bersama (IMB), GCY (38 tahun) berperan sebagai teknisi IT yang mengintegrasikan serta mengoperasikan peralatan, dan JMS (57 tahun) berperan sebagai Direktur Bisnis PT AFT.

Dalam menjalankan aksinya, perusahaan pinjol ilegal ini diduga menggunakan jasa desk collection dengan mengirimkan pesan ancaman, penghinaan, hingga pornografi ke para korban. 

1 dari 3 halaman

Pernah Ditagih Pinjol Padahal Nggak Berutang, Waspada Fintech Bodong!

Dream - Sahabat Dream pernah tidak mendapatkan SMS atau pesan WhatsApp yang isinya penagihan pinjaman online (pinjol)? Padahal kamu tidak pernah meminjam uang dari penyedian jasa Pinjol tersebut.

Mulai saat ini, waspadalah saat menerima pesan tersebut. Diketahui cara itu mulai digunakan sebagai modus penipuan pinjol ilegal.

" Ingat, Fintech lending legal yang terdaftar dan berizin OJK dilarang menyampaikan penawaran melalui saluran komunikasi pribadi," tulis akun Instagram Otoritas Jasa Keuangan, @ojkindonesia, Minggu 17 Oktober 2021,

Untuk mengecek legalitasnya, Sahabat Dream bisa mengeceknya ke Kontak OJK 157, melalui akun Instagram @kontak157, WhatsApp 081157157157.

" Atau, cek daftarnya di bit.ly/daftarfintechlendingOJK," tulis OJK.

Langkah berikutnya adalah kamu memblokir dan mengabaikan kontak penagih.

Jika langkah tersebut masih belum berhasil dan penagih masih terus mengintimidasi bahkan sampai mengancam, kini saatnya Sahabat Dream segera melaporkan nomor tersebut ke kepolisian setempat.

Perlu diingat, jagalah keamanan data pribadi. Jangan pernah menekan tautan yang dikirimkan melalui SMS, WhatsApp, e-mail, atau sarana komunikasi lainnya yang sumbernya tidak jelas.

2 dari 3 halaman

Berani-beraninya Pinjol Teror dan Marahi Jenderal Polisi Ini, Padahal Tak Punya Utang

Dream - Teror pinjol tidak hanya doalami oleh masyarakat biasa. Ancaman oleh penagih utang pinjalan online ternyata juga dialami oleh Brigjen Pol Krishna Murti.

Melalui akun Instagram @krishnamurti_bd91, Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri itu mengaku pernah ditelepon debt collector. Padahal, tidak punya utang kepada pinjol.

"  Saya pernah tiba2 di telpon nomor tidak dikenal. Marah minta bayar uang," tulis Krishna Murti di Instagram.

Karena merasa tak pernah berutang, Krishna pun memblokir nomor telepon tersebut. Tapi, sang penagih utang tak hilang akal, mereka kembali menelepon dengan menggunakan nomor lain.

"  Saya gak tau urusan ditagih uang oleh orang gak jelas atas hutang yg dimiliki oleh orang yg tdk jelas," tambah dia.

Krishna Murti pun mengaku mendapat banyak aduan tenetang praktik pinjol yang mencekik kehidupan masyarakat.

"  Ternyata pinjol ini pukis**k juga ya. Pantes banyak orang yg nangis2 dikerjain mereka," tulis Krishna Murti.

3 dari 3 halaman

Pelaku pinjol ilegal© Liputan6.com

Belakangan aksi pinjol memang sangat meresahkan. Mereka meminjamkan uang kepada masyarakat namun dengan bunga yang sangat tinggi. Banyak orang yang meminjam tak lebih dari lima juta harus membayar puluhan, bahkan ada yang ratusan juta.

Praktik pinjol ilegal yang beroperasi tanpa pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lebih mirip dengan renternir online. Sudah banyak orang putus asa karena terjerat utang pada pinjol, beberapa di antara mereka bahkan sampai mengakhiri hidup.

Pelaku pinjol ilegal© humas.polri.go.id/Merdeka.com

Karena itulah, Polri kini gencar melakukan penggerebekan markas pinjol ilegal. Polisi bahkan menyita Rp20,4 miliar dari pinjol ilegal. "  Polri membasmi pinjol sampai ke akar2nya," imbuh Krishna Murti.

Dia berpesan kepada masyarakat agar tidak meminjam uang kepada pinjol ilegal, tidak membebani hidup dengan pengeluaran yang di luar batas kemampuan. "  Hidup asik2 aja," ujar Krishna Murti.

Beri Komentar