Penumpang Masih Bisa Transit di Stasiun Tanah Abang di Jam Tertentu

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 4 Mei 2021 17:35
Penumpang Masih Bisa Transit di Stasiun Tanah Abang di Jam Tertentu
Penumpang tetap tidak bisa naik atau turun di Stasiun Tanah Abang.

Dream - Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik turun penumpang pada pukul 15.00-19.00 WIB sejak kemarin, (Senin, 3 Mei 2021) untuk menekan potensi penyebaran Covid-19. Tetapi dari hasil evaluasi lapangan, KCI memutuskan penumpang dibolehkan transit atau pindah kereta di jam tersebut.

" Berdasarkan evaluasi terhadap pelaksanaan penyesuaian layanan di hari pertama ini, maka mulai Selasa (4 Mei 2021) pengguna KRL akan diizinkan transit atau berganti kereta di Stasiun Tanah Abang," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba.

Namun Anne memastikan, Stasiun Tanah Abang tetap tidak melayani penumpang yang naik maupun turun di jam tersebut. Para penumpang diarahkan untuk naik atau turun di stasiun terdekat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan pihaknya menyediakan bus pengumpan untuk mengantarkan penumpang dari Stasiun Tanah Abang ke stasiun terdekat. Khususnya untuk pengunjung Pasar Tanah Abang.

" Disiapkan layanan TransJakarta gratis dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Palmerah," kata dia.

Bus pengumpan ini juga mengantar penumpang menuju Stasiun Karet, Duri, dan Angke. Jumlah bus yang disediakan akan terus ditambah menyesuaikan situasi.

(Sumber: Liputan6.com)

1 dari 4 halaman

Imbas Pengunjung Membludak, KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Dream - Pengguna KRL untuk sementara tidak bisa mengakses layanan dari Stasiun Tanah Abang. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memutuskan untuk meniadakan layanan pada stasiun tersebut mulai hari ini, Senin, 3 Mei 2021.

VP Corporate Secretary KCI, Anne Purba, mengatakan peniadaan layanan ini berkaitan dengan diberlakukannya pengendalian mobilitas dan pengawasan protokol kesehatan di area Pasar Tanah Abang.

" Dengan mempertimbangkan potensi kepadatan masyarakat yang hendak kembali ke daerah asalnya menggunakan KRL Commuter Line usai beraktivitas di kawasan Tanah Abang," ujar Anne.

Peniadaan layanan ini bersifat sementara. Menurut Anne, KRL tidak akan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.

Pengguna layanan KRL dari Stasiun Tanah Abang sangat padat pada Sabtu dan Minggu, 1-2 Mei 2021. Jumlah pengguna KRL mencapai puluhan ribu.

" KAI Commuter mencatat pengguna yang masuk Stasiun Tanah Abang untuk menggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna," kata Anne.

2 dari 4 halaman

Naik Turun dari Stasiun Terdekat

Anne menerangkan terdapat sejumlah perubahan pemberhentian KRL untuk beberapa rute khususnya Rangkasbitung, Banten. Nantinya penumpang akan diarahkan untuk naik dan turun dari stasiun terdekat.

" Penumpang dari arah Rangkasbitung atau Parungpanjang atau Serpong (lintas barat) layanan hanya sampai Stasiun Palmerah," kata Anne.

Kereta dari Bogor, Depok, Nambo, Angke atau Jatinegara PP tidak akan melayani naik turun penumpang di Stasiun Tanah Abang pada jam peniadaan layanan.

" Pengguna diwajibkan naik turun dari Stasiun Karet, Duri atau Angke," kata dia.

3 dari 4 halaman

Pengunjung Tanah Abang Membludak, Anies: Kita Sama Sekali Tak Prediksi

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kaget dengan membludaknya pengujung Pasar Tanah Abang. Dia mengatakan jumlah pengunjung sama sekali tidak terprediksi.

" Kita sama sekali tidak terprediksi kemarin muncul angka dua kali lipat dari biasanya," ujar Anies.

Anies segera bertindak cepat dengan menerjunkan 750 petugas gabungan untuk membantu Perumda Pasar Jaya mengendalikan pergerakan di Pasar Tanah Abang. Petugas akan memastikan pengunjung menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya.

" Jadi 250 dari Satpol PP, 250 dari Polda, 250 dari Kodam, siang hari ini mereka akan berada di lapangan bekerja untuk memastikan bahwa jumlah warga yang datang ke pasar," kata dia.

Tak hanya itu, Anies mengimbau masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan secara sadar. Salah satunya terkait pembatasan jumlah pengunjung dari kapasitas yang tersedia.

" Seperti anjuran kita selalu, kalau datang ke sebuah tempat nampak sudah penuh, jangan masuk," kata dia.

 

4 dari 4 halaman

Minta Kesadaran Masyarakat

Anies juga mengingatkan jika tampak pengunjung lebih dari 50 persen agar masyarakat tidak memaksa masuk. Petugas akan disiagakan untuk pengawasan.

" Di sisi lain, mari kita sadar jangan sampai ini jadi media penularan," kata dia.

Selain itu, diberlakukan perubahan jam tutup Pasar Tanah Abang. Jam tutup dibagi menjadi dua yaitu pada pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB.

" mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang pukul 16.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB," kata Anies.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar