Dream - 'Perempuan adalah pasar pertumbuhan berikutnya', begitulah tema yang diusung Arabian Business Forum di Dubai. Tema ini membahas bagaimana kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial.
" Perempuan mendirikan usaha dengan perspektif inspiratif, tidak sekadar perspektif profitabilitas," ujar CEO Kashf Foundation, Sadaffe Abid, seperti dikutip Arabian Business.
" Perempuan perlu membangun sistem dalam bisnisnya. Namun, mereka cenderung tidak meminta bantuan, padahal pembisnis membutuhkan penasihat," tambahnya.
Manager General Civil Aviation Authority (GCAA) Maryam Al Balooshi menyatakan ekosistem perempuan telah mengalami perubahan.
" Kita harus melihat perubahan budaya dan peluang yang diberikan. Para perempuan kini justru direpotkan dengan berbagai kerjaan dibandingkan rekan laki-lakinya. Untuk itu, dibutuhkan orang yang membantu dan mendukungnya," jelas Al Balooshi.
Selain itu, perempuan juga memiliki masalah dengan kepercayaan diri dan masalah kepemimpinan.
" Jadi bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi Anda harus percaya diri dan menunjukkan kepada dunia bahwa Anda dapat melakukannya," tambahnya.
Al Balooshi menyatakan peningkatan kapasitas berdasarkan agenda bisnis di masa depan.
" Letakkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, tanpa melihat gender orang itu. Jangan karena dia seorang perempuan, Anda kehilangan orang yang memiliki kompetensi," tandasnya. (Ism)
Advertisement

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan

Apa Makna SPL pada Parfum? Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan