Pertama dalam 25 Tahun, APEC Berakhir Tanpa Kesepakatan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 19 November 2018 15:42
Pertama dalam 25 Tahun, APEC Berakhir Tanpa Kesepakatan
Terjadi perselisihan soal perdagangan sulit dikompromikan sampai mendekati tahap final KTT itu.

Dream – Untuk pertama kalinya selama 25 tahun terakhir, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation Summit (APEC) berakhir tanpa kesepakatan formal. 21 Pemimpin APEC menyepakati keputusan di Papua Nugini, kecuali Tiongkok.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan terjadi perselisihan soal perdagangan sulit dikompromikan sampai mendekati tahap final KTT itu.

“ Ada perbedaan visi pada elemen tertentu,” kata Trudeau, dikutip dari CNN, Senin 19 November 2018.

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan, Tiongkok mungkin cemas tentang garis spesifik terhadap praktik perdagangan yang tidak adil. Kedua negara ini terlibat dalam perang dagang.

Pejabat itu mengatakan garis yang paling bermasalah bagi Tiongkok adalah “ Kami setuju untuk memerangi proteksionisme, termasuk semua praktik perdagangan yang tidak adil.”

“ Mereka sepertinya berpikir bahwa ‘praktik perdagangan yang tidak adil’ adalah semacam kekeliruan. Ini sedikit mengkhawatirkan bahwa tampaknya Tiongkok tidak memiliki niat untuk mencapai konsesus,” kata pejabat yang tak disebutkan namanya itu.

“ Perang dagang” juga dibawa oleh Amerika Serikat dan Tiongkok di APEC. Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan kerja sama dan perdagangan diperlukan. Semua perbedaan juga bisa dijembatani melalui konsultasi.

“ Sejarah telah menunjukkan bahwa konfrontasi, baik dalam bentuk perang dingin, perang panas, atau perang dagang, takkan menghasilkan pemenang,” kata Xi.

Namun, Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, justru menyentil Tiongkok.

“ Tiongkok telah mengambil keuntungan dari Amerika Serikat selama bertahun-tahun dan masa-masa itu telah berakhir,” kata Pence.

Beri Komentar