Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Plafon Roboh Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Plafon Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta roboh. Meskipun demikian, jatuhnya plafon tidak mengganggu operasional penerbangan.
Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Suriawan Wakan, mengatakan kejadian itu berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Jatuhnya plafon ini terjadi di area kedatangan dekat pintu kantor kesehatan pelabuhan.
"Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jasa atas segala ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari jatuhnya plafon di Terminal 3 pagi tadi," kata Suriawan di Tangerang, Banten, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 15 Desember 2016.
Dia mengatakan reruntuhan plafon ini telah dibersihkan sejak pukul 10.25 WIB supaya tidak mengganggu pelayanan dan operasional bandara.
"Selanjutnya, kami akan segera memperbaiki kerusakan yang terjadi di area itu sambil melakukan investigasi dengan pihak konsorsium KSO," kata Suriawan.
Terminal ini masih dalam kondisi pemeliharaan yang merupakan tanggung jawab dari konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO (Wijaya Karya/Waskita Karya). Saat ini, Angkasa Pura II bekerja sama dengan konsorsium untuk memperbaiki plafon yang jatuh.
Project Manager Pengembangan Terminal 3 KSO Kawahapejaya, Yulianto, mengatakan, penyebabnya plafon jatuh ini disebabkan oleh pekerjaan pemeliharaan fasilitas ducting.
"Saat ini, tim kami sedang melakukan perbaikan plafon tersebut yang akan selesai malam ini. Pekerjaan ini masih menjadi tanggung jawab KSO Kawahapejaya. Akibat jatuhnya plafon ini kami akan melakukan peningkatan proses quality control sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," kata Yulianto. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?