Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Presiden Jokowi Mengundang Pengusaha India Berinvestasi Di Indonesia. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang pengusaha India untuk berinvestasi di Indonesia. Jokowi menganggap saat ini sebagai waktu yang tepat bagi pengusaha India untuk menggali peluang investasi di Indonesia.
“ Saat ini mungkin saat yang menguntungkan dalam memanfaatkan momentum yang kuat antara Perdana Menteri India, Narendra Modi dan saya,” kata Jokowi sebagaimana dikutip Dream dari laman setkab.go.id, Rabu 14 Desember 2016.
“ Saat ini juga adalah waktu yang sangat tepat untuk menggali lebih banyak peluang di Indonesia,” tambah Jokowi dalam pertemuan dengan 20 CEO India dan 5 CEO Indonesia di Royal Ballroom, The Leela Palace Hotel, New Delhi, India itu.
Di hadapan para pengusaha itu, Jokowi pun memamerkan kelebihan Indonesia saat ini. Menurut dia, ada momentum positif dari perekonomian Indonesia, yang dinilai dapat mendorong pertumbuhan komunitas bisnis, terutama di bidang perdaganan elektronik.
Saat ini, tambah mantan Walikota Solo itu, pemerintah telah berupaya mengubah dan meningkatkan ekonomi Indonesia, seperti melakukan reformasi subsidi bahan bakar minyak dan mememangkas aturan perizinan.
“ Tahun ini, kami sudah meluncurkan program amnesti pajak yang hanya baru lima bulan sejak diluncurkan sudah menjadi program amnesti pajak tersukses di dunia menurut Deutsche Bank,” kata dia.
Sekadar informasi, para CEO yang hadir dalam pertemuan ini berasal dari berbagai macam industri, seperti teknologi, infrastruktur, farmasi, dan kesehatan. Lalu, lima CEO dari Indonesia, seperti Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, CEO Sinar Mas Group, Fuganti Widjaja, dan CEO Garuda Food, Sudhamek A. W. Soenjoto.
Yang turut mendampingi Jokowi dalam pertemuan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan