Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Google Termasuk Salah Satu Perusahaan Yang Tidak Mengutamakan Gelar Akademis.
Dream – Kebanyakan orang menempuh pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi untuk mendapatkan gelar akademis. Mereka memerlukan gelar ini untuk melamar pekerjaan.
Biasanya, tingkat akademik yang diincar adalah diploma III atau sarjana. Bahkan tak jarang orang yang menghalalkan segala cara untuk bisa memperoleh gelar akademis, baik sarjana, magister, ataupun doktor.
Gelar-gelar itu diharapkan menempatkan seseorang di tempat yang lebih baik. namun jika tidak sesuai dengan keahlian, itu akan menjadi masalah.
Lalu, bagaimana orang yang belum atau tidak memiliki gelar? Jangan khawatir. Masih ada perusahaan besar yang tidak mensyaratkan gelar dalam lowongan kerja. Perusahaan tersebut mengedepankan soft skill yang dimiliki.
Berikut ini adalah lima perusahaan yang tidak terlalu mengedepankan gelar akademik.
Jika melamar di raksasa teknologi, pelamar tidak akan mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang lazim dilontarkan saat wawancara kerja. Google justru mengutamakan calon karyawan yang punya jiwa kepemimpinan yang baik, pandai, rendah hati, dan cepat mengatasi masalah.
Ernst and Young
Sekadar informasi, Ernst and Young ini adalah sebuah perusahaan akuntansi ternama. Perusahaan tersebut mencabut gelar akademis dari persyaratan perekrutan. Perusahaan ini memegang prinsip bahwa kesuksesan di bangku kuliah ini tidak sama dengan kesukesan seseorang di masa depan.
Selain itu, promosi jabatan di Ernst and Young terkenal cepat, fleksibel, serta memiliki kompensasi yang kompetitif.
Penguin Random House
Tidak selalu mereka yang bergelar sarjana yang punya kreativitas tinggi. Hal ini dibuktikan oleh Pengun Random House, sebuah perusahaan penerbitan buku. Perusahaan ini… Baca selengkapnya di sini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya