Potensi Zakat DKI Jakarta Capai Rp23 Triliun

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 13 Desember 2019 12:24
Potensi Zakat DKI Jakarta Capai Rp23 Triliun
Target penghimpunan zakat sebesar Rp250 miliar.

Dream - Potensi zakat di DKI Jakarta ditaksir mencapai Rp23 triliun. Oleh karena itulah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berkampanye agar masyarakat senantiasa membayar zakat.

" Untuk target penghimpunan kita tahun depan (2020) Rp250 miliar," ujar Ketua Baznas DKI, Ahmad Lutfi Fathullah, di kantor Baznas Pusat, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019.

Dia mengatakan, target tersebut sangat jauh dari potensi zakat karena Baznas DKI Jakarta baru disahkan pada September 2019. Dulunya, Baznas DKI bernama Bazis. " Per 30 Oktober, penghimpunan zakat Rp60 miliar," ucap dia.

Untuk tahun ini, Baznas DKI Jakarta menargetkan penghimpunan zakat di wilayahnya sebesar Rp75 miliar. " Untuk tahun depan targetnya perbulan dapat Rp20 miliar," kata dia.

1 dari 4 halaman

Amil Baznas Jadi Perwakilan RI di Pertemuan The Obama Foundation Leaders

Dream - Salah satu amil di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Randi Swandaru menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam pertemuan pemuda Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh The Obama Foundation Leaders: Asia pasific di Kuala Lumpur, Malaysia.

Yayasan ini merupakan salah satu lembaga yang didirikan oleh mantan presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

" Acara ini diikuti oleh 200 orang dari 33 negara. Perwakilan Indonesia itu ada 18 orang," ujar Randi di kantor Baznas, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

Randi yang menjabat sebagai Kepala Divisi Pendayagunaan Baznas berujar, masing-masing peserta yang diundang dalam pertemuan itu membawa isu masing-masing.

" Saya membawa isu kemiskinan dan kesenjangan," ucap dia.

 

2 dari 4 halaman

Peran Zakat

Dengan isu tersebut, Randi akan menjelaskan mengenai peranan penting zakat yang dapat mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

" Kalau saya syiar zakat dan bagaiamana pengentasan kemisikinan yang kita usahakan itu dapat dukungan dunia. Kita harap ada dukungan yang masif," kata dia.

Menurut Randi, acara tersebut akan dihadiri oleh Barack Obama sebagai pendirinya. Randi mengaku, dalam acara Obama Leaders Foundation akan diisi dengan pelatihan kerja dan pengembangan kepemimpinan.

" Dengan adanya acara ini diharapkan saling menjalin hubungan dan mengembangkan jaringan antar peserta atau leader," kata dia.

3 dari 4 halaman

Baznas: Dana Zakat Mampu Sejahterakan Masyarakat Miskin

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengklaim dana Rp250 miliar yang disalurkan mampu memperbaiki kehidupan 150 ribu masyarakat miskin penerima zakat.

" Dari 150 ribu itu diteliti empat ribu sampel. Dari empat ribu, kesejahteraan mereka baik, pendapatan baik dan dalam posisi baik," ujar Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor, di Jakarta, Kamis 17 Oktober 2019.

Dia berharap, potensi zakat nasional yang mencapai ratusan triliun rupiah mampu mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, saat ini dana zakat yang terhimpun baru Rp8,1 triliun.

Jumlah zakat yang terhimpun tersebut jumlahnya baru 2,3 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut tentunya masih jauh dari tujuan Baznas yakni mengentaskan kemiskinan.

Untuk mendorong percepatan penghimpunan potensi zakat, Bahar berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan revisi undang-undang zakat.

Salah satu yang perlu direvisi, kata dia, mengenai kewenangan Baznas Pusat terhadap Baznas yang ada di provinsi dan kabupaten/kota.

" Kalau selama ini kan pusat itu fungsinya merekomendasikan, belum instruksi. Baznas Provinsi, Kabupaten/Kota mandatorinya dari Gubernur, Bupati/Walikota," kata dia.

4 dari 4 halaman

Baznas Dirikan Crisis Center Bantu Pengungsi Konflik Wamena

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendirikan Baznas Crisis Center untuk membantu masyarakat yang terdampak dengan adanya konflik kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Papua.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas, Irfan Syauqi Beik mengatakan, ratusan masyarakat pendatang yang berada di Papua terdampak konflik tersebut.

" Oleh karena itu, Baznas mengaktifkan Crisis Center Baznas untuk Papua sebagai upaya mendorong sebuah program yang terbaik yang bisa kita berikan dalam membantu memulihkan krisis Papua," ujar Irfan di kantornya, Senin, 30 September 2019.

Pelaksana Harian Crisis Center Baznas untuk Papua, Ahmad Fikri mengatakan, ada dua tugas utama pendidikan Crisis Center ini, yaitu akselerasi bantuan dan koordinasi berbagai pihak untuk melakukan bantuan terhadap pengungsi.

" Itu dua hal utama yang dilakukan Crisis Center Baznas," kata Fikri.

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis