Sentil Penyaluran Kredit Masih 20%, Jokowi: `Ini Sudah 3-4 Kali Saya Sampaikan`

Reporter : Alfi Salima Puteri
Jumat, 21 Januari 2022 11:36
Sentil Penyaluran Kredit Masih 20%, Jokowi:  `Ini Sudah 3-4 Kali Saya Sampaikan`
Jokowi juga meminta agar penyaluran kredit dipermudah dan bisa dipercepat.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dan industri perbankan untuk memperluas akses keuangan kepada masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jokowi melihat belum ada pertumbuhan signifikan dari penyaluran kredit bagi UMKM yang sampai saat ini masih berada di kisaran 20 persen.

" Kita tahu bahwa 99,9 persen pelaku usaha kita adalah pelaku UMKM. Meskipun jumlahnya besar, sampai saat ini porsi kredit di perbankan juga saya lihat masih belum berubah. Masih ada di kisaran, sekali lagi ini sudah mungkin tiga-empat kali saya sampaikan, di kisaran 20 persen saja," ungkap Jokowi dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022, Kamis, 20 Januari 2022.

Sepakat dengan target yang dibuat OJK, Jokowi mengharapkan porsi kredit bagi sektor UMKM bisa melesat menjadi 30 persen di 2024.

" Seperti tadi juga disampaikan oleh Bapak Ketua OJK, bahwa target kita di tahun 2024 bisa mencapai 30 persen porsi untuk UMKM kita," tegas Jokowi.

1 dari 1 halaman

Tak Ada Lagi Cerita Akses Kredit Susah

Menurut Presiden kalangan perbankan bisa mencapai target tersebut tidak bisa mengandalkan pertumbuhan alamiah saja. Mulai saat ini perbankan harus menerapkan strategi dengan berbagai terobosan yang diikuti oleh aksi-aksi yang serius, konsisten, dan berkelanjutan.

Jokowi juga meminta adanya strategi dan terobosan untuk meningkatkan penyaluran kredit perbankan kepada pelaku UMKM.

" Tidak boleh lagi ada cerita, misalnya akses kredit yang sulit, akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor informal yang sulit, UMKM yang kesulitan mengakses permodalan, koperasi yang sulit mengakses permodalan.

Jokowi juga meminta agar hal tersebut dipermudah dan bisa dipercepat, sehingga memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda yang memulai usaha dan juga UMKM, untuk mengembangkan usaha atau memperbesar skala usahanya.

Beri Komentar