Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(mustika Ratu.co.id)
Dream - Kesuksesan tidak dibangun dalam sehari. Demikian pula kerajaan bisnis Mustika Ratu milik Mooryati Soedibyo. Semua itu tak tercipta dalam sekejap.
Bisnis itu dirintis susah payah. Berawal pada saat sang suami akan pensiun sedangkan anak pertamanya masuk perguruan tinggi.
" Bagaimana cara saya untuk dapat menyekolahkan anak-anak saya, kalau suami saya sudah pensiun," kata Mooryati saat ditemui dikediamannya, kawasan Menteng, Senin 4 Januari 2016.
Ia menceritakan, saat mulai membangun bisnisnya itu ada sejumlah kendala yang dihadapi. Salah satunya, tidak diizinkan untuk berjualan jamu oleh Keraton Surakarta.
Tapi Mooryati pantang menyerah. Ia justru dapat meyakinkan keluarganya jika berjualan jamu merupakan hal yang baik. Kata dia, jamu dapat melestarikan budaya Indonesia sekaligus membuat tubuh menjadi sehat serta awet muda.
Dimulai dari modal Rp 25.000, Mooryati berjualan jamu di garasi rumah. Sampai ke acara arisan pun diikutinya.
Meski tak ada darah pengusaha yang mengalir di dalam keluarganya, kini bisnis jamu miliknya telah menggurita hingga ke luar negeri. " Latar belakang pendidikan saya juga tidak nyambung. Saya sekolah bahasa. Tapi rupanya itu jadi bekal berjualan (komunikasi) dengan pembeli" imbuhnya.
Menurut dia, kunci kesuksesan dalam berbisnis tidak cepat menyerah dan ulet meski kerap kali didera berbagai masalah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya