Ramai PHK, Gimana Nasib Fresh Graduate?

Reporter : Nabila Hanum
Rabu, 7 Desember 2022 19:13
Ramai PHK, Gimana Nasib Fresh Graduate?
Badai PHK membuat lulusan baru atau fresh graduate khawatir tidak ada lapangan pekerjaan yang tersedia untuk mereka.

Dream - Di masa pandemi Covid-19, banyak perusahaan yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK kepada sejumlah karyawan. Kebijakan ini diambil demi mengurangi pengeluaran perusahaan.

Badai PHK membuat fresh graduate atau lulusan baru khawatir tidak ada lapangan pekerjaan yang tersedia untuk mereka.

Ketakutan ini muncul karena banyak karyawan profesional yang di PHK. Dengan minim pengalaman kerja, para lulusan baru khawatir tidak dapat bersaing dengan para korban PHK yang juga mencari pekerjaan.

1 dari 4 halaman

Namun, hasil data dari salah satu platform ketenagakerjaan di Asia Pasifik, Jobstreet, memberikan kelegaan bagi para fresh graduate.

Menurut data internal JobStreet Indonesia, tingkat penerimaan perusahaan terhadap fresh graduate meningkat di tahun ini.

Data JobStreet menunjukkan bahwa 64% perusahaan memilih untuk mempekerjakan lulusan baru selama 12 bulan terakhir.

Berdasarkan data Jobstreet, setidaknya 8 dari 10 perusahaan besar telah mempekerjakan lulusan baru.

2 dari 4 halaman

Tidak hanya itu, angka perekrutan karyawan yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19 kini sudah kembali meningkat.

Jobstreet mengungkap adanya 50% perusahaan besar yang melaporkan bahwa rencana perekrutan mereka di masa yang akan datang sudah kembali ke level pra-pandemi.

Lebih dari itu, 28% perusahaan melaporkan bahwa perekrutan akan pulih dalam 9 bulan ke depan.

Maka dari itu, para fresh graduate diharapkan untuk tidak terlalu khawatir dengan kurangnya lapangan kerja karena tingkat perekrutan sudah kembali meningkat. Para karyawan korban PHK juga tidak perlu khawatir untuk kembali mencari lapangan kerja baru.

3 dari 4 halaman

Jobstreet juga mengungkap posisi pekerjaan apa saja yang banyak mengalami PHK semenjak pandemi.

Berdasarkan data, posisi yang paling banyak di-PHK adalah admin dan HR dengan persentase sebesar 16 persen, kemudian dilanjut dengan transportasi dan logistik dengan persentase sebesar 14 persen.

" Berdasarkan data JobStreet, sudah banyak perusahaan yang kembali mencari karyawan baru, dan hal ini lah yang menjadi alasan kami untuk mengadakan Virtual Career Fair di penghujung tahun 2022," kata Country Marketing Manager Jobstreet Indonesia, Sawitri Hertoto, Rabu 7 Desember 2022.

Untuk menambah peluang fresh graduate mendapat pekerjaan, Jobstreet kembali menggelar JobStreet Virtual Career Fair mulai 8-10 Desember 2022.

4 dari 4 halaman

Dalam job fair kali ini, akan ada fitur-fitur baru yang disediakan seperti virtual booth untuk perusahaan, chatbot, serta live chat.

Fitur tersebut diharapkan dapat membawa atmosfer layaknya pameran pekerjaan yang sebenarnya. Job fair ini akan menghadirkan lebih dari 400 perusahaan. Untuk berpartisipasi, para pencari kerja dapat membuat akun JobStreet, kemudian mendaftarkan diri di website https://careerfair.jobstreet.co.id/.

Laporan : Erdyandra Tri Sandiva

Beri Komentar