Saham Sektor Industri Pulih, Indeks Syariah Kompak Menguat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 14 Maret 2019 16:43
Saham Sektor Industri Pulih, Indeks Syariah Kompak Menguat
Kurs rupiah terhadap dollar AS sore ini juga bergerak naik

Dream - Indeks syariah kembali menguat pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 14 Maret 2019. Investor mulai berani melantai ke bursa saham terlihat dari pulihnya saham-saham sektor industri. 

Penguatan kurs rupiah terhadap dollar AS turut menjadi katalis positif bagi pasar modal syariah.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan hari ini dengan menanjak pelan 0,939 poin (0,49%) ke level 190,323. Dibandingkan perdagangan kemarin, penguatan hari ini memang sedikit berkurang.

Laju ISSI sempat tak percaya diri di perdagangan sesi pertama. Dibuka menguat di level 189,407, ISSI hanya menanjak pelan hingga sesi penutupan pagi. 

ISSI baru bisa tancap gas saat perdagangan sesi kedua dibuka. Mengawali sesi siang di level 189,584, ISSI terus bergerak naik dan sempat menembus level 189,384. Sedikit aksi jual terjadi jelang sesi penutupan.

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII), bernasib lebih baik dari ISSI. Naik 5,614 poin (0,81%), indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini bertengger di level 700,045.

Indeks JII70 tumbuh 1,449 poin (0,62%) ke level 234,222.

Pulihnya saham di sektor industri membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa bergerak leluasa hari ini. IHSG menguat 35,691 poin (0,56%) ke level 6.413,266.

1 dari 1 halaman

Sektor Industri Jadi Idola

Sektor industri yang beberapa hari terakhir mengalami tekanan kali ini menjadi incaran. Maraknya aksi jual investor pada saham industri dasar membuat indeks sektor ini meroket 2,03 persen. Hal yang sama terjadi pada sektor industri aneka yang naik 2,02 persen.

Penguatan indeks ini diikuti oleh sektor keuangan yang naik 0,91 persen dan pertambangan 0,59 persen.

Sebaliknya, indeks sektor barang konsumsi terkoreksi 0,52 persen dan perdagangan 0,11 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah MAPA yang harga sahamnya naik Rp500, BYAN Rp400, SMGR Rp300, CPIN Rp250, LPPF Rp250, dan ASII Rp175.

Harga saham ITMG terkoreksi Rp500, EMTK Rp400, GDYR Rp190, INPP Rp180, dan SHID Rp170.

Dari pasar uang, pukul 16.13, nilai tukar rupiah terhadap dolar As menguat tipis. Kurs dolar AS terhadap rupiah terkoreksi 88 poin (0,62%) ke level Rp14.218 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar