Rusia Bakal Bangun Reaktor Nuklir di Serpong

Reporter : Ramdania
Kamis, 23 April 2015 16:03
Rusia Bakal Bangun Reaktor Nuklir di Serpong
Perusahaan milik negara Rusia yang bergerak di bidang nuklir, Rosatom siapkan riset pembangunan reaktor Nuklir di Serpong, Indonesia.

Dream - Konsorsium antara Rusia dan Indonesia memenangkan tender pre-desain dalam proyek pembangunan reaktor daya nuklir multifungsi di kawasan Serpong, Banten.

Juru bicara Rosatom menyatakan riset pembangunan reaktor ini merupakan langkah awal dalam pengembangan energi nuklir di Indonesia.

" Badan Tenaga Nuklir Indonesia (BATAN) telah menyatakan pemenang dalam tender cetak biru proyek pembangunan reaktor multifungsi di Indonesia adalah konsorsium Rusia-Indonesia," ujar juru bicara Rosatom seperti dikutip dari situs sputniknews, Kamis, 23 April 2015.

Diharapkan penandatanganan kontrak untuk persiapan pembuatan cetak biru ini bisa dilakukan pada 30 April mendatang. Sedangkan, pengumuman kontrak untuk riset pembangunan reaktor dijadwalkan awal tahun 2016.

Konsorsium Rusia-Indonesia ini terdiri dari beberapa perusahaan, yaitu PT Rekayasa Engineering dan PT Kogas Driyap Konsultan yang merupakan perusahaan Indonesia, serta perusahaan Rusia, NUKEM Technologies GmbH, yang merupakan anak perusahaan Rosatom.

Pada 13 April lalu, Deputi Direktur Rosatom Kirill Komarov mengatakan pihaknya menawarkan kerjasama dalam pembangunan reaktor nuklir ke negara-negara seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Sebagai informasi, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyatakan telah mengeluarkan izin evaluasi tapak untuk rencana pembangunan reaktor daya nonkomersial (RDNK) yang berlokasi di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong Banten.

1 dari 3 halaman

Ilmuwan Besar Perancis Peluk Islam Usai Bedah Mumi Firaun

Maurice bertambah terkejut dan terus bertanya-tanya, dari mana Alquran mendapatkan data, sementara mumi tidak ditemukan sampai 1898.

 

Dream - Maurice Bucaille lahir, besar dan sepenuhnya menimba ilmu di Perancis. Setelah menamatkan pendidikan menengah atas, ia belajar di Fakultas Kedokteran, Universitas Prancis. Kemudian menjadi dokter bedah terkenal dan terpintar yang pernah dimiliki Perancis modern. Namun, cerita keislamannya mampu mengubah hidupnya dan belakangan menginspirasi banyak orang.  Siapa sang profesor yang sangat dikagumi ini, silahkan baca profilnya di sini http://bit.ly/1sAIenf

Apa saja hasil karya sang profesor dan bagaimana cara dia menemukan Islam dan dunia keilmuan silahkan baca pada tautan ini http://bit.ly/1lTkkf3

Sebagaimana luas diketahui, Perancis terkenal sebagai negara yang tertarik dengan arkeologi dan budaya. Di akhir 80an, Perancis meminta Mesir untuk mengirimkan mumi Firaun untuk dilakukan serangkaian eksperimen dan penelitian.

Akhirnya mumi penguasa Mesir terkenal tersebut akhirnya tiba di Perancis. Mumi itu kemudian dipindahkan ke ruangan khusus di Monument Center. Para arkeolog, ahli bedah dan ahli anatomi mulai melakukan studi tentang mumi ini dalam upaya untuk menyelidiki misteri Firaun.

Dokter bedah senior dan ilmuwan yang bertanggung jawab atas studi tentang mumi Firaun adalah Profesor Maurice Bucaille. Sementara proses restorasi mumi berjalan, Maurice Bucaille sibuk dengan pikirannya. Dia mencoba untuk menemukan bagaimana Firaun ini meninggal.

Saat larut malam, ia menemukan penyebabnya. Sisa-sisa garam yang terjebak dalam tubuh mumi itu adalah bukti bahwa ia meninggal karena tenggelam dan mayatnya segera diangkat dari laut.

Terlihat jelas juga bahwa para pendeta Mesir kuno buru-buru mengawetkan tubuh Firaun tersebut. Tapi Maurice bingung dengan sebuah pertanyaan, bagaimana tubuh ini--dengan mengesampingkan tubuh mumi lainnya dari Mesir kuno-- tetap utuh hingga sekarang meskipun tubuhnya pernah tenggelam di laut.

Maurice sibuk memikirkan hal tersebut ketika seorang koleganya mengatakan tidak usah terlalu dipikirkan karena dalam Islam disebutkan bahwa Firaun ini memang tenggelam.

Pada awalnya, dia sangat tidak yakin dan menolak pernyataan tersebut. Dia mengatakan penemuan seperti itu hanya bisa diketahui melalui peralatan komputer canggih dan modern.

Maurice bertambah tercengang setelah koleganya yang lain mengatakan bahwa Alquran, kitab suci yang dipercaya muslim, menceritakan kisah tenggelamnya Firaun dan mengatakan tubuh tersebut akan tetap utuh meskipun ia telah tenggelam.

Maurice bertambah terkejut dan terus bertanya-tanya, dari mana kitab suci umat Islam ini mendapatkan data, sementara mumi tidak ditemukan sampai 1898. Selain itu Alquran juga baru diturunkan kepada umat Islam selama lebih dari 1400 tahun setelah peristiwa tenggelamnya Firaun. Mengingat juga sampai beberapa dekade lalu seluruh umat manusia termasuk muslim tidak tahu bahwa orang Mesir kuno mengawetkan firaun mereka?

Maurice Bucaille terjaga sepanjang malam menatap tubuh Firaun, berpikir mendalam soal kitab Alquran yang secara eksplisit mengatakan bahwa tubuh ini akan utuh setelah tenggelam.

" Bisakah dipercaya nabi Muhammad SAW tahu tentang ini lebih dari 1.000 tahun yang lalu ketika saya baru saja mengetahu hal itu?" pikir Maurice.

Pikiran Maurice malam itu dipenuhi berbagai pertanyaan dan keheranan tentang kitab suci umat Islam. Mumi tersebut akhirnya dikembalikan ke Mesir.

Jatuh Cinta dengan Alquran

Tapi, karena ia sudah tahu tentang kisah Firaun versi muslim, ia segera berkemas dan melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Kebetulan saat itu di Arab Saudi diadakan konferensi medis yang dihadiri banyak ahli anatomi muslim.

Di sana, Maurice memberitahu mereka tentang penemuannya, yaitu bahwa tubuh Firaun itu tetap utuh bahkan setelah ia tenggelam. Salah satu peserta konferensi membuka Alquran dan membacakan surat Yunus ayat 92 yang menceritakan kisah bagaimana tubuh Firaun diangkat dari dasar laut dan atas izin Allah, tubuh itu akan utuh agar menjadi bahan renungan bagi orang-orang yang berpikir sesudahnya.

Dalam kegembiraannya setelah dibacakan ayat tersebut, Maurice berdiri di hadapan para peserta konferensi berkata, 'Aku telah masuk Islam dan percaya pada Alquran ini'.

Saat kembali ke Perancis, Maurice Bucaille menghabiskan 10 tahun melakukan studi tentang kesesuaian fakta-fakta ilmiah saat ini dengan yang disebutkan dalam Alquran. Dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa Alquran tidak pernah bertentangan dengan satupun fakta ilmiah.

Dia kemudian menulis buku tentang Alquran yang menghebohkan seluruh negara-negara Barat, dengan judul, " The Bible, The Qur’an and Science, The Holy Scriptures Examined In The Light Of Modern Knowledge."

Buku tersebut sangat laris dan bahkan ratusan ribu eksemplar telah diterjemahkan dari bahasa Perancis ke bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Persia, Turki dan Jerman. Bahkan tersebar ke hampir semua toko buku di seluruh dunia.

" Sisi ilmiah dari Alquran telah mengejutkan saya sejak awal, karena pikiran saya belum pernah melihat begitu banyak kajian ilmu pengetahuan yang disuguhkan secara akurat. Itu semacam cermin bagi ilmu pengetahuan yang sudah ditulis dalam buku-buku ilmiah selama ini padahal ilmu tersebut sudah ada lebih dari 13 abad yang lalu," sepenggal catatan kata pengantar Maurice dalam bukunya.

(Sumber: Onislam.net)

2 dari 3 halaman

Ilmuwan Buktikan Kebenaran Quran: Ada `Mawar Merah` di Angkasa

Dream - Apabila sebuah bintang telah habis masanya kemudian meledak dan mati, maka sisa ledakan bintang tersebut akan berevolusi menjadi kumpulan gas yang disebut nebula.

Belum lama ini Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA mengambil gambar nebula menggunakan teleskop Hubble. Dan ini adalah salah satu nebula paling kompleks yang pernah dilihat, NGC 6543, yang dijuluki 'Nebula Mata Kucing (cat eye nebula).

Nebula ini diperkirakan baru berusia 1.000 tahun. Apabila perhatikan lebih lanjut, nebula ini lebih cocok disebut sebagai nebula mawar merah dari pada mata kucing karena bentuknya menyerupai bunga mawar merah.

14 abad yang lalu, sebelum para ilmuwan NASA menemukan fenomena ini, Allah telah berfirman pada surah Ar-Rahman;

" Maka ketika langit (bintang/tata surya) terbelah (meledak) lalu menjadilah ia mawar merah yang berkilat seperti minyak"  (Ar-Rahman: 37)

Apa tanggapan kalian tentang hal ini?

(Ism, Sumber: Facebook One Day One Juz) 

3 dari 3 halaman

Alquran Sebut Semut Bisa Bicara, Ilmuwan Membuktikan

Dream - Nabi Sulaiman A.S merupakan anak dari Nabi Daud A.S, dalam Alquran namanya disebutkan sebanyak 27 kali. Ia diangkat menjadi raja di kerajaan bani Israil setelah ayahnya wafat.

Tak hanya menjadi raja bani Israil, Allah memberikannya kemampuan untuk menjadi raja bagi bangsa jin dan binatang. Oleh karena itu, Nabi Sulaiman bisa mengerti berbagai macam bahasa binatang termasuk semut.

Dalam sebuah kisah di Alquran, Nabi Sulaiman dan bala tentaranya sedang melintasi sebuah jalan di mana terdapat gerombolan semut. Dalam ayat itu, Allah menyebutkan bahwa semut-semut itu dapat berbicara satu sama lain.

" Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari" . [QS. An-Naml ayat 18]

Sebagai umat Islam, kita percaya bahwa apa yang tertera di dalam Alquran tidak ada yang sia-sia. Namun, bagi orang-orang yang tidak mempercayai Alquran, pastilah ayat di atas hanya dianggap sebagai bualan belaka.

Namun, fakta kebenaran Alquran soal itu kembali terungkap melalui sebuah penelitian ilmiah. Penasaran seperti apa? Selengkapnya di sini. (Ism) 

Beri Komentar