CONNECT WITH US!

Indeks Syariah Terjerembab, Saham Perdagangan Naik Sendirian

Reporter : Arie Dwi Budiawati | Selasa, 14 November 2017 16:37
Duh, Indeks Syariah Melemah Lagi.
Lagi-lagi indeks syariah melemah.

Dream – Indeks acuan saham syariah di pasar modal Indonesia tak bisa berbuat banyak di tengah sentimen negatif bursa regional. Sejumlah indeks utama bursa Asia berguguran di penutupan perdagangan harian, Selasa, 14 November 2017.

Berkurangnya volume dan nilai transaksi perdagangan saham syariah ikut membuat indeks syariah semakin terpuruk. Ditambah lagi pemodal asing yang semakin meningkatkan aksi jualnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan dengan melemah 0,692 poin (0,38%) ke level 183,830. ISSI mengawali perdagangan dengan dibuka menguat ke level 184,652. Sempat terangkat ke level tertinggi di 185,105, ISSI terus bergerak melemah jelang sesi penutupan perdagangan. 

Kondisi serupa juga terjadi pada indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Indeks JII melorot 2,678 poin (0,37%) ke level 731,748. Sama seperti ISSI, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini juga menyentuh level terendahnya di sesi penutupan perdagangan. 

Transaksi perdagangan saham syariah berkurang menjadi 58,02 juta saham dengan nilai Rp4,54 triliun. Asing mencatat nilai jual bersih hingga Rp430 miliar, naik dari perdagangan sebelumnya. 

Sebagian besar indeks sektoral melemah. Aksi jual saham marak terjadi di indeks sektor barang konsumsi, keuangan, dan manufaktur yang merosot 1,01 persen, 0,86 persen, dan 0,86 persen.

Hanya ada emiten sektor perdagangan yan bergerak menguat 0,85 persen.

Emiten-emiten keping biru syariah top gainer yang dilirik investor adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp650, LPPF Rp300, PGAS Rp55, AALI Rp25, dan INCO Rp20.

Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah TPIA yang harga sahamnya turun Rp400, UNVR Rp250, PTBA Rp200, EXCL Rp140, dan SMGR Rp100.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru menguat. Kurs rupiah terhadap dolar AS naik 8 poin (0,06%) ke level Rp13.544 per dolar AS.

(Sah)

 

#SusahnyaJadiArtis - Personil Wayang Susah Urus KPR