Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pedagang Menakar Minyak Goreng Curah. (ANTARA Foto/Saiful Bahri)
Dream - Menyambut bulan puasa, angka inflasi sepanjang Mei 2015 menunjukan gelagat kenaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulan lalu mencapai 0,50 persen.
Pada bulan lalu, laju inflasi tercatat di level 0,36 persen. Inflasi merupakan indikator untuk melihat kenaikan atau penurunan harga kebutuhan masyarakat di Tanah Air.
Mengutip laporan BPS, Senin, 1 Juni 2015, dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), hanya satu kota yang mengalami deflasi. Sisanya menunjukan adanya kenaikan harga barang.
Inflasi sepanjang Mei dipicu kenaikan harga terutama dari kelompok bahan makanan sebesar 1,39 persen. Diikuti makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,50 persen, perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,20 persen.
Laju inflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 2,24 persen dan terendah di Singkawang 0,03 persen. Satu-satunya kota yang mengalami deflasi adalah Pangkalpinang sebesar 0,61 persen.
Dengan data inflasi terbaru ini, tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2015 telah mencapai 0,42 persen. Sedangkan tingkat inflasi tahunan (Mei 2015 terhadap Mei 2014) sebesar 7,15 persen.
Komponen inti pada Mei 2015 mengalami inflasi sebesar 0,23 persen, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Mei) 2015 sebesar 1,73 persen, dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Mei 2015 terhadap Mei 2014) sebesar 5,04 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya