Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Diselimuti Sentimen Negatif, Indeks Syariah Dibuka Menguat

Reporter : Syahid Latif
Senin, 1 Juni 2015 09:30
Diselimuti Sentimen Negatif, Indeks Syariah Dibuka Menguat
IHSG tertekan dengan sentimen koreksi global dan regional serta pengyumuman data terbaru BPS>

Dream - Sentimen negatif dari bursa global kembali menekan laju indeks bursa saham nasional. Namun Indeks acuan saham syariah untuk sementara berhasil menahan laju pelemahan akhir pekan lalu.

Pelaku pasar kini berhati-hati dengan akan munculnya data perekonomian terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 1 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) 0,148 poin ke level 167,214.

Laju ISSI bergerak naik turun di awal sesi. Hingga 18 menit waktu perdagangan, ISSI menguat 0,290 poin (0,17%) ke level 167,356. Namun, ISSI juga sempat terpeleset ke level terendah 166,882.

Sebanyak 61 emiten telah melaju di zona positif pada Harpitnas kali ini. Sebaliknya, 50 emiten syariah tertekan aksi jual dan 37 lainnya bertahan stagnan.

Kenaikan tipis juga dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index. Dibuak menguat 0,635 poin, JII memulai awal pekan di level 698,704.

Sama dengan ISSI, laju JII juga masih fluktuatif. JII saat ini sudah menguat 1,594 poin (0,23%) ke level 699,663.

Laju positif tak mampu dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah 4,245 poin (0,08%) ke level 5.212,134 di sesi prapembukaan.

IHSG kembali merosot 9,006 poin (0,17%) di sesi pembukaan ke level 5.207,980. Besarnya tekanan yang diterima pasar modal nasional membuat IHSG masih terpuruk di zona merah.

Lantai bursa awal pekan ini masih sepi transaksi dengan hanya mencetak nilai Rp 468,09 miliar.

Dari pasar keuangan, rupiah juga masih bergerak naik turun. Kurs Rupiah saat ini menguat 17 poin (0,13%) menjadi 13.207 per dolar AS.

Beri Komentar